Parade Angklung Ramaikan HUT RI di Australia

Jum'at, 19 Agustus 2011 - 14:25 wib | Honest Dody Molasy - Okezone

Parade Angklung Ramaikan HUT RI di Australia Angklung (foto: angklung-udjo.co.id) PARADE angklung meramaikan malam resepsi  peringatan Hari Ulang  Tahun kemerdekaan RI di Melbourne, Australia, Kamis (18/8/2011) malam waktu setempat.  

Sebanyak 30-an pemain angklung membawakan lagu-lagu nasional Indonesia dan Australia. Di antaranya Indonesia Pusaka dan lagu nasional Australia yang begitu terkenal di Indonesia Waltzing Matilda. Para pemain angklung terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Australia, warga Indonesia yang sudah menetap di Australia, dan staf konsulat RI di Melbourne.

Selain memainkan lagu nasional kedua negara, grup angklung juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Australia Advance Australia Fair. Tepuk tangan bergemuruh dari 200-an undangan yang memenuhi Prahran Town Hall, tempat berlangsungnya acara, terutama setelah mereka meminkan lagu Waltzing Matilda.

Tampak hadir dalam acara tersebut, sebanyak 25 perwakilan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Di antaranya Malaysia, Perancis, China, dan Portugal.

Dalam sambutannya, Acting Konsul Jenderal RI  di Melbourne, Hadi Sapto Pambrastoro, mengatakan kerjasama antara Indonesia dan Australia telah memberi manfaat yang besar bagi kedua Negara.

Di bidang pendidikan, ribuan mahasiswa Indonesia setiap tahunnya menuntut ilmu di Australia dan ilmu yang mereka dapatkan akan dimanfaatkan untuk kemajuan pembangunan Indonesia. Sementara di bidang budaya, Indonesia telah berpartisipasi dalam sejumlah festival budaya, di antaranya Mumba festifal yang digelar setiap tahun dan Festifal Australian Day.

Mewakili Premier (Perdana Menteri) Negara Bagian Victoria, Menteri  Urusan Kewarganegaraan dan Multikutural Nicholas Kotsiras menyampaikan terimakasihnya terhadap pemerintah Indonesia atas kerjasama bilateral kedua negara selama ini.

Tingginya minat mahasiswa Indonesia untuk belajar di Australia telah memberikan kontribusi ekonomi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Australia.

Berdasarkan data dari Australian Education International (AEI) tahun 2009 tercatat 13.235 pelajar Indonesia belajar di Australia, hampir separuhnya mengambil program paska sarjana. Jumlah yang besar ini memberikan kontribusi  jutaan dollar per tahunnya terhadap ekonomi Australia. Tahun ini diperkirakan angka itu akan menembus 15 ribu. Di Melbourne, sektor pendidikan terutama pelajar internasional memberikan kontribusi income terbesar selain sektor industri dan jasa. (uky)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »