Potret Wisata

Perusahaan Sawit Diminta Ikut Selamatkan Orangutan

Jum'at, 3 Februari 2012 - 20:22 wib
Mutya Hanifah - Okezone
(Foto: orangutanorg)
(Foto: orangutanorg)

MENYELAMATKAN dan melepasliarkan orangutan adalah upaya yang tepat untuk menjaga primata ini dari kepunahan. Rupanya, upaya ini bisa dikatakan langkah terakhir dan perusahaan sawit diharapkan turut berpartisipasi.

Operasi penyelamatan dan pelepasliaran orangutan adalah sebuah opsi terakhir yang dilakukan. "Opsi pertamanya adalah menjaga area orangutan dari pembukaan lahan sawit dan memberikan pemahaman kepada perusahaan sawit agar menjaga orangutan yang masuk wilayah perkebunan," tutur Jamartin Sitihe selaku Presiden Direktur PT Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (RHOI) saat jumpa pers "Operasi Penyelamatan & Pelepasliaran Orangutan di Kalimantan Timur" di Jakarta, baru-baru ini.

Belum lama, tim penyelamat yang terdiri dari gabungan RHOI, Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), serta Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) berhasil melepasliarkan dua ekor orangutan berusia 25 tahun dan enam tahun ke Hutan Kehje Sewen di Kalimantan Timur. BOSF menyatakan akan terus berjuang dalam mengembalikan hewan primata malang ini ke alam liar.

"Pada bulan April, kami akan melepaskan enam ekor orangutan lagi, tepatnya pada Hari Bumi karena orangutan adalah simbol keselamatan dunia," tambahnya. "Seharusnya, rescue and release ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan sawit. Mereka kan telah merusak bio diversity hutan dengan membuka lahan," tutupnya.

(ftr)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.