BANYAK potensi wisata religi dimiliki Indonesia, mulai Sabang hingga Merauke. Namun sayang, potensi ini belum sepenuhnya mengundang kunjungan wisatawan asing lantaran pengemasan yang kurang menarik.
“Banyak tempat di Indonesia yang memiliki potensi untuk dipromosikan sebagai peninggalan maupun sejarah tentang agama dan budaya, seperti Tanah Toraja, Maluku, Palembang, Banten, Bangka, Bali, Demak, Cirebon, dan masih banyak lainnya,” ungkap Melisa Putri, Putri Pariwisata Indonesia 2011 di Pameran Wisata Religi Indonesia (PWRI) 2012 di Jakarta, belum lama ini.
Banyak daerah menyimpan potensi, tinggal bagaimana mengemasnya menjadi menjadi sebuah ritual yang menarik wisatawan. Ia mencontohkan Bali yang bisa mengemas ritual keagamaan Ngaben sedemikian menarik sehingga banyak turis datang untuk berkunjung melihat.
Melisa berharap, wisata religi seperti prosesi adat dapat dikreasikan menjadi sebuah event yang menarik, misal tradisi pukul sapu di Maluku. “Apabila event pukul satu tersebut di kemas secara menarik, pasti dapat mendatangkan turis dan menambah devisa daerah. Masih banyak prosesi adat yang dapat dipromosikan sebagai spiritual tourism,” tutupnya.
"Kemasan Wisata Religi Indonesia Kurang Menarik"
Senin, 6 Februari 2012 - 17:53 wib
Pasha Ernowo - Okezone
Putri Pariwisata 2012 Melisa Putri Latar (Foto:thethao.tuoitre)
Berita Terkait: Wisata Religi
- Gereja-Gereja Penuh Tulang di Eropa
- Tur Pribadi ke Vatikan, Mau?
- Bisnis Gadget Lancar? Datang Saja ke Kuil Kanda Myojin
- Peta Perjalanan Pandu Turis Berwisata Religi
- Delapan Destinasi Wisata Religi Terbaik Dunia (II)
- Delapan Destinasi Wisata Religi Terbaik Dunia (I)
- Muslim China Terfavorit Wisatawan Indonesia
- Wisata Religi Cocok Dipromosikan di Televisi
- Wisata Religi Tanah Air Masih Dipandang Tidak Menarik
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.