KUALA LUMPUR - Sepakbola Malaysia tengah tercoreng. Betapa tidak, 18 pemainnya dilarang bermain oleh Federasi Sepakbola Malaysia (FAM), karena ikut dalam perjudian pengaturan skor.
Selain 18 pemain itu, seorang pelatih Malaysia juga terkena larangan bermain oleh FAM. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Ahmad Shabery Cheek, meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki masalah ini.
"Saya akan meminta kepada pihak berwenang untuk menyelidiki dan mencari sumber dari pengaturan hasil pertandingan ini," ungkap Ahmad kepada agen berita Bernama, Senin (6/2/2012).
FAM menghukum 18 pemain itu selama dua hingga lima tahun. Sedangkan pelatih yang ketahuan melakukan perjudian itu, dihukum tidak boleh telibat dalam kegiatan sepakbola di Malaysia seumur hidup. Namun, FAM menolak merilis nama-nama tersebut.
Ini bukan pertama kali pemain Malaysia terkena skandal seperti ini. Sebelumnya, pada pertengahan 1990an, sepakbola Malaysia juga dirusak oleh pemain yang melakukan perjudian. Hasilnya, 100 pemain kena hukuman FAM.
Wajah sepakbola di Asia memang sedang kurang bagus. Dalam beberapa tahun terakhir, skandal korupsi mencuat di China dan Korea Selatan. Sementara itu masalah sepakbola di Indonesia juga tidak kunjung selesai.
PSSI terancam terkena hukuman dari FIFA, setelah krisis yang terjadi di Indonesia belum berakhir juga, yang mana Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) mengancam melengserkan ketua umum Djohar Arifin dengan membuat Kongres Luar Biasa (KLB).
Kerusuhan juga terjadi di Federasi Sepakbola Asia (AFC). Mohamed Bin Hamman dicopot jabatannya sebagai presiden AFC, lantaran dituduh terlibat dalam sebuah skandal, saat hendak mencalonkan diri menjadi presiden FIFA.
FAM Hukum 18 Pemain Malaysia
Senin, 6 Februari 2012 - 17:52 wib
Hendra Mujiraharja - Okezone
Pertandingan Liga Super Malaysia. (Foto: Getty Images)
Berita Terkait: Kasus Pengaturan Skor
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.