BUNTUT tragedi karamnya kapal pesiar Costa Concordia rupanya belum selesai. Kini, giliran korban menuntut perubahan yang harus dilakukan oleh industri pesiar.
Seorang pengacara Amerika yang membantu para korban selamat untuk mencari kompensasi atas karamnya kapal pesiar Costa Concordia mengatakan akan menggiring adanya perubahan dalam hukum maritim dan teknologi. Cara ini ditempuh untuk memastikan industri kapal pesiar menjadi lebih aman.
Pengacara tersebut, John Arthur Eaves Jr. mengatakan bahwa dalam waktu sekira dua pekan akan mengajukan tuntutan kepada perusahaan kapal pesiar Miami, Carnival Corp, yang menjadi perusahaan induk Costa Crociere. Perusahaan asal Italia ini, dengan kapal pesiarnya Costa Concordia, menabrak karang di perairan Pulau Giglio pada 13 Januari 2012 dan menewaskan setidaknya 17 penumpang sementara 15 penumpang lain masih dinyatakan hilang. Pengacara ini mengatakan, 70 kliennya ingin menggugat Carnival sesegera mungkin.
Kini, kapten kapal Costa Concordia, Francesco Schettino sedang berada di tahanan Italia. Para jaksa sedang menyelidiki Schettino sebagai penyebab kapal karam dan juga meninggkalkan kapal dalam keadaan karam. Demikian seperti dilansir Huffingtonpost, Kamis (9/2/2012).
Eaves menyayangkan karena perhatian dalam kasus ini terlalu terfokus pada kapten kapal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa para kliennya menyatakan awak kapal pada saat kejadian tidak memiliki kemampuan untuk mengatasinya.
"Kapten bukanlah satu-satunya pihak yang harus bertanggung jawab, tapi seluruh industri pelayaran juga harus ikut serta tanggung jawab," kata Eaves.
Ia juga akan melobi politisi Italia dan Eropa, serta otoritas maritim internasional untuk memerketat peraturan dan hukum untuk meningkatkan keamanan, menekankan pelatihan yang lebih baik terhadap awak kapal, dan mengembangkan serta menerapkan sistem keamanan baru yang berorientasi teknologi.
"Tujuannya untuk mengubah kebijakan, mengubah cara industri pelayaran melakukan bisnis," katanya. "Setiap sebuah bencana dalam industri transportasi wisata terjadi, pasti perlu ada perubahan. Perubahan ini supaya tidak terjadi lagi bencana," jelasnya.
Eaves mengatakan kliennya ditawari sejumlah besar uang oleh Perusahaan Costa agar tidak menuntut kejadian kecelakaan tersebut.
Korban Costa Concordia Tuntut Perubahan Industri Pesiar
Kamis, 9 Februari 2012 - 10:55 wib
Mutya Hanifah - Okezone
Costa Concordia yang karam (Foto: dailymail)
Berita Terkait: Wisata Pesiar
- Wisata Pesiar Bertema Unik Kini Ngetren
- Punya Uang untuk Pesiar, Enaknya Kemana Ya? (II-Habis)
- Punya Uang untuk Pesiar, Enaknya Kemana Ya? (I)
- Wajah Baru Costa Concordia yang Lebih Aman
- Lupakan Tragedi, Costa Luncurkan Kapal Pesiar Baru
- Wisata Pesiar Bikin Turis Tambah Gendut
- Titanic II Bakal Dibuat Lebih Mewah
- Hiii...Wisata Pesiar Ini Bertemakan Film 'Saw'
- Berlayar di Tengah Laut Bagai Berada di Hotel Pribadi (II-Habis)
- Berlayar di Tengah Laut Bagai Berada di Hotel Pribadi (I)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.