RODEO, atraksi yang menarik perhatian jutaan wisatawan di kota seperti Texas, California, Colorado, Florida, Oklahoma, dan Wyoming, Amerika Serikat, kini terancam tidak boleh lagi dilakukan. Hal ini menyusul protes komunitas pencinta hewan yang memertanyakan kelayakan tradisi warisan Amerika ini.
Di satu sisi, rodeo memang tindakan kejam penyalahgunaan hewan-hewan tak berdosa. Namun di sisi lain, atraksi ini merupakan sebuah event yang menghibur wisatawan dan bagian dari budaya Amerika.
"Kami memiliki 60 aturan mengenai perawatan dan penanganan hewan-hewan rodeo," tutur Direktur Asosiasi Rodeo Koboi Profesional (Professional Rodeo Cowboys Association/PRCA), Cindy Schonholtz, seperti dilansir BBC, Kamis (9/2/2012).
PRCA sendiri memiliki aturan perlindungan hewan sejak 1947, turut menyebutkan bahwa setiap kuda pacuan harus memiliki dokter hewan, menghapus hewan-hewan dari kompetisi apabila tidak sehat atau cedera, serta penggunaan alat-alat rodeo yang tidak akan melukai hewan-hewannya. Namun, hal ini tidak sejalan dengan pemikiran para aktivis hewan.
"Semua peraturan di rodeo ada hanya untuk melindungi penunggangnya, bukan hewannya," tutur Direktur Kampanye Organisasi Masyarakat Untuk Perlakuan Etis Terhadap Hewan (People for the Ethical Treatment of Animals/PETA), Lindsay Rajt. "Aturan rodeo itu hanyalah sebuah panduan mengenai cara penyalahgunaan hewan yang tidak bersalah," tutur Lindsay.
PETA terutama keberatan terhadap penggunaan perangkat listrik seperti tali pecut listrik terhadap hewan tersebut. "Rodeo memaksa dan memprovokatif hewan jinak menjadi sengit dan agresif," tutur Lindsay. "Rodeo adalah bentuk hiburan kejam yang melibatkan perlakuan mengerikan dan berpotensi membahayakan hewan," tambahnya.
PETA menginginkan adanya larangan penuh terhadap rodeo. Menurut mereka, atraksi wisata dan hiburan yang melibatkan hewan untuk mendapatkan keuntungan akan berujung penderitaan bagi hewan tersebut.
PETA memiliki daftar kota-kota yang telah melarang atraksi rodeo, antara lain San Fransisco, Napa County, California, St Petersburg, Florida, Fort Wayne, Indiana, Pittsburgh, dan Pennsylvania. Sementara Cindy dari PRCA mengatakan kota-kota yang melarang rodeo adalah kota yang sama sekali belum pernah melihat rodeo.
"Industri rodeo memang indsutri yang cukup menantang, namun ini juga merupakan atraksi budaya yang menarik. Orang-orang tidak setiap hari dapat melihat banteng dan kuda setiap hari, maka rodeo adalah salah satu sarana bagi mereka," tegasnyanya.
Rodeo, Warisan Budaya Amerika Terancam Hilang
Kamis, 9 Februari 2012 - 12:21 wib
Mutya Hanifah - Okezone
(Foto: chapsrus)
Berita Terkait: Amerika
- Hati-Hati, Menyelami Bikini Atoll Penuh Jebakan
- Rio de Janeiro Kalahkan Sydney sebagai Kota dengan Hotel Termahal
- Hujan Abu Reda, Bandara Meksiko Buka Kembali
- Pria ini Bersiap Tinggal di Pulau Penuh Beruang
- Hotel 'Marilyn Monroe' Ulang Tahun ke-100
- Wow, Danau Ini Dihuni 'Putri Duyung'!
- Disney World Ternyata Kota Paling Porno di Amerika!
- Akhirnya, Amerika 'Jual' Destinasi Wisata lewat Iklan
- Wisata Petualangan "The Hunger Games" Segera Rilis
- Yuk, Ikut Tur 'Terbang' Bersama Kelelawar!
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.