Potret Wisata

Mari Elka: Tak Ada Pariwisata Tanpa Hotel & Restoran

Jum'at, 10 Februari 2012 - 15:31 wib
Arpan Rachman - Okezone
Mari Elka pada Rakernas PHRI II (Foto: Arpan/okezone)
Mari Elka pada Rakernas PHRI II (Foto: Arpan/okezone)

BANYAK unsur yang membangun pondasi pariwisata Indonesia hingga menempati posisi di dunia. Dua unsur di antaranya adalah hotel dan restoran.

Pariwisata Indonesia menempati peringkat 74 dunia. Rangking ke-74 dalam peta pariwisata dunia diakui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu belum terlalu baik bila dilihat dari potensi kepariwisataan yang dimiliki negeri ini.

Hal itu menjadi vokal poin yang dikemukakan Mari Elka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) II di Grand Clarion Hotel&Convention Makassar, Jumat (10/2/2012).

"Tidak ada pariwisata kalau tidak ada hotel dan restoran, maka kita berharap PHRI dapat menjadi mitra yang dapat bersama-sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menciptakan standar pariwisata lebih baik yang bisa bersaing dengan negara-negara lain," tutur Marie menjawab wartawan.

Diungkapkan, perlunya peta-jalan bagi program sertifikasi dan kompetensi sumberdaya manusia dari PHRI dalam beberapa tahun ke depan. "Standar sertifikasi dan kompetensi yang dikehendaki terutama menyangkut pelayanan dan kenyamanan bagi turis yang berkunjung," ujarnya.

Dia mengatakan, turisme memerlukan kerjasama secara koordinatif yang lebih kuat dengan berbagai pihak penyelenggara kepariwisataan di seluruh Indonesia, termasuk PHRI.

"Terutama, lantaran paradigma pemerintah telah berubah dari menekankan sektor pariwisata sebagai bagian sosial-budaya menjadi kesatuan komprehensif dan holistik dengan ekonomi kreatif," tuntas Mari.

(ftr)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.