BACKPACKER lebih menyukai aktivitas berwisata yang cenderung 'ringan'. Pernyataan ini semakin diperkuat oleh hasil sebuah survei.
Meskipun ponsel cerdas (smartphone) memiliki sejumlah fitur menguntungkan bagi backpacker, sebuah hasil survei baru menemukan hal berbeda. Survei mengungkap bahwa backpacker usia 18-35 tahun lebih memilih tidak menggunakan ponsel cerdas saat berwisata.
Sebanyak 73 persen backpacker lebih menyukai berkomunikasi langsung tentang perjalanan mereka sedangkan 14 persen lainnya lebih suka menggunakan media sosial melalui ponsel cerdas mereka. Survei sendiri dilakukan terhadap 1.000 backpacker.
Survei yang dihelat TNT Travel Show ini juga menunjukkan, 68 persen backpacker lebih memilih meninggalkan ponsel mereka di rumah. Ini terlepas dari kenyataan bahwa ponsel cerdas memiliki fungsi-fungsi yang berguna selama berwisata, seperti GPS, internet, dan sebagainya.
Sebanyak 90 persen backpacker yang disurvei mengatakan bahwa gadget favorit yang selalu mereka bawa adalah kamera. Demikian seperti dilansir Telegraph, Kamis (23/2/2012).
"Survei kami menunjukkan bahwa para backpacker ini lebih suka berkomunikasi langsung saat melakukan perjalanan wisata daripada bertatapan dengan ponsel cerdas dan menghabiskan waktu perjalanan sambil berkutat dengan ponsel. Menurut mereka, itu bukanlah hal yang pantas dilakukan bila ingin melihat keindahan alam saat berwisata," tutur Kevin Ellis, Chief Executive TNT Travel Show.
Backpacker Cenderung Anti Smartphone
Kamis, 23 Februari 2012 - 12:06 wib
Mutya Hanifah - Okezone
(Foto: travelmsn)
Berita Terkait: jelajah
- Marzuki Alie: Wisata Indonesia Belum Bisa Menjual Imajinasi
- Malaysia & Thailand Terfavorit untuk Libur Panjang
- Asyik...Safari Malam TSI Siapkan Diskon 50 Persen
- Sumbar Siapkan Oleh-Oleh Menarik untuk Tour de Singkarak 2012
- Hotel & Jalan Siap Muluskan Tour de Singkarak 2012
- Singkarak Kian Dikenal Berkat Tour de Singkarak
- Libur Panjang, Tiket Masuk Waterbom PIK Jadi Rp60 Ribu
- Ubah Galau Jadi Uang
- Malam Ini, Gading Nite Carnival Buka JFFF 2012
- Setelah Leuseur, Konservasi Fokus pada Rawa Tripa
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.