SEYCHELLES, negara kepulauan yang kerap dijadikan destinasi bulan madu, enam bulan terakhir ditutup karena adanya larangan berenang. Larangan menyusul dua serangan hiu pada wisatawan pada Agustus lalu. Namun akhirnya, larangan tersebut dicabut.
Pantai Anse Lazio di kepulauan ini, yang merupakan salah satu terbaik di dunia, mulai bersiap menyambut kembali wisatawan untuk pertama kalinya. Pertama kalinya sejak pantai yang masih sepi dan bersih ini ditutup akibat serangan hiu yang menewaskan wisatawan Inggris dan Prancis pada Agustus lalu.
Kini, hampir seluruh pantai di kepulauan ini dijaga oleh penjaga pantai terlatih, yang telah dikonsultasikan oleh para ahli dari Afrika Selatan.
Serangan hiu pada Agustus tersebut menewaskan Ian Redmond (30) yang sedang bulan madu bersama istrinya. Serangan hiu juga menewaskan Nicolas Virolle, seorang penyelam dari Prancis. Serangan ini merupakan serangan hiu pertama di Seychelles dalam 50 tahun terakhir.
"Kami telah memastikan keamanan pantai-pantai di Seychelles ini atas rekomendasi para ahli Afrika Selatan dan bantuan dari Australia dalam pelatihan penjaga pantai," tutur CEO Dewan Pariwisata Seychelles, Alain St. Ange. "Kini, kami merasa puas dan siap untuk membuka kembali pantai-pantai ini," imbuhnya, seperti dilansir Dailymail, Kamis (23/2/2012).
Sepanjang dibuka untuk destinasi wisata, Seychelles merupakan sebagai tujuan aman, tapi serangan hiu tahun lalu mengubah segalanya. Karena umumnya, kejadian tersebut langka terjadi di perairan negara kepulauan seperti Seychelles.
Bulan Madu di Pantai Seychelles Kini Aman dari Hiu
Kamis, 23 Februari 2012 - 12:55 wib
Mutya Hanifah - Okezone
(Foto: dailymail)
Berita Terkait: Afrika
- Destinasi-Destinasi Safari Terbaik di Benua Hitam
- Pariwisata Mesir Bangkit Kembali Tahun Ini
- Pariwisata Dubai & Turki Kecipratan 'Berkah' Kerusuhan Timteng
- Kenya Cabut Larangan Wisata ke Resor Tersohor Lamu
- Tunisia Takkan Larang Turis Berbikini
- Aquadream Berisi 3.000 Ikan Dibuka di Maroko
- Negara Krisis Politik, Pariwisata Siap-Siap Jadi Korban
- Akibat Video "KONY 2012", Uganda Terancam Dijauhi Turis
- Liburan ke Cape Town Mulai Rp163 Ribu
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.