Potret Wisata

2015, AS Bakal Punya Museum Sejarah Kulit Hitam

Kamis, 23 Februari 2012 - 13:57 wib
Fitri Yulianti - Okezone
Presiden Barack Obama (Foto: top-people.starmedia)
Presiden Barack Obama (Foto: top-people.starmedia)

PARA tokoh politik dan budaya merintis pembangunan sebuah museum. Museum ini menurut Presiden Barack Obama akan menjadi simbol sejarah bagi rakyat Amerika.

Nantinya, National Museum of African American History and Culture akan menjadi museum nasional yang ditujukan semata-mata untuk memamerkan sejarah, kehidupan, dan budaya warga kulit hitam Amerika. Pembangunan museum menelan biaya hingga USD500 juta dan dijadwalkan buka pada 2015.

Barack Obama, presiden kulit hitam pertama Amerika Serikat, mengatakan bahwa museum harus dilihat bukan semata sebagai sejarah menyedihkan kulit hitam Amerika. Ia menegaskan, museum ini sepatutnya menjadi pengingat bahwa setiap orang diciptakan berbeda menurut kehendak Tuhan.

"Ini harus berdiri sebagai pengingat bahwa hal terbaik dalam hidup tidak serta merta datang dengan cepat atau dengan mudah," katanya saat upacara peletakan batu pertama, seperti disitat Reuters, Kamis (23/2/2012).

Dalam pembangunan museum ini, Obama bergabung dengan beberapa pejabat termasuk mantan First Lady Laura Bush dan Perwakilan Partai Demokrat dari Georgia, John Lewis, yang juga veteran kampanye hak-hak sipil sebagai pencetus ide pembangunan museum.

Museum setinggi tujuh tingkat ini berada di antara Washington Monument dan National Museum of American History. Ini adalah puncak dari perjuangan tentara kulit hitam pada Perang Saudara untuk mendapatkan sebuah monumen.

Nantinya, National Museum of African American History and Culture diharapkan dapat menyedot kujungan 3 juta-3,5 juta wisatawan dari penjuru dunia setiap tahunnya. Koleksi museum di antaranya mobil Jim Crow, belenggu yang biasa dipakai para budak, galeri khusus militer dan sejarah olahraga, terompet jazz milik Louis Armstrong, dan sebagainya.

(ftr)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.