Dililit Utang, Museum The Beatles Terpaksa Tutup

Senin, 11 Juni 2012 - 16:03 wib
Mutya Hanifah - Okezone
Museum Beatlemania, Hamburg (Foto: gigsplay)
Museum Beatlemania, Hamburg (Foto: gigsplay)

HAMBURG - Bahkan band legendaris The Beatles tidak luput dari serangan krisis ekonomi Eropa. Beatlemania, sebuah museum di Kota Hamburg, Jerman, yang diharapkan menjadi kiblat penggemar The Beatles terpaksa ditutup karena kurang peminat dan dililit utang.

Museum Beatlemania dibuka pada Mei 2009. Di dalamnya terdapat lebih dari 1.000 koleksi memorabilia The Beatles yang tersebar di lima lantai dan area museum seluas 1.300 meter persegi. Namun sejak pembukaannya, museum ini hanya mampu menarik 150.000 pengunjung, sangat jauh di bawah target. Akhirnya, museum ini akan resmi ditutup pada 30 Juni 2012.

Setelah ditutup, beberapa koleksinya akan disimpan di gudang. Patung Yellow Submarine atau kapal selam berwarna kuning, yang melambangkan salah satu lagu The Beatles dan ditempatkan di bagian depan museum, akan dihancurkan.

"Defisit keuangan akibat kurangnya pengunjung, tidak ada pilihan lain bagi kami selain menutup museum ini," kata Folkert Koopmans, Manajer Beatlemania, seperti dikutip dari Guardian, Senin (11/6/2012). "Museum swasta seperti ini akan jatuh dan bangkrut tanpa adanya ketertarikan dari publik," tambahnya.

"Kami menaruh harapan besar pada museum ini awalnya. Apalagi museum ini didirikan di Hamburg, kota dimana John Lennon tumbuh dewasa," lanjut Koopmans.

The Beatles dulunya dikabarkan sering melakukan pertunjukan di Kota Hamburg, antara 1960 hingga 1962. Mereka bermain secara rutin di beberapa klab, seperti Star-Club, Kaiserkeller, Top Ten, dan Indra. Selain menyimpan memorabilia, museum ini juga menyimpan sejarah The Beatles dari awal karier mereka.

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry