ROMA - Salah satu ikon wisata kota Roma, Italia, yakni Trevi Fountain, mulai menampakkan kelemahannya akibat dimakan usia. Beberapa potongan plester berukuran tiga inci dilaporkan luruh dari struktur air mancur ini.
Monumen bersejarah ini diyakini mulai dimakan usia dan terkena dampak udara musim dingin. Potongan batu dan plester berjatuhan dari sisi kiri air mancur yang dibangun pada 1762 ini. Kini, air mancur yang menjadi salah satu atraksi wisata favorit wisatawan saat mengunjungi Roma ini dipagari selama pemeriksaan kerusakan.
Beberapa bagian dari air mancur juga dihilangkan karena dikhawatirkan dapat jatuh dan melukai ribuan turis yang mendatangi air mancurnya setiap hari. "Kami telah melakukan pemeriksaan dan mencari sumber kerusakan. Ini bukanlah situasi yang mengkhawatirkan, tapi daerah sekitar air mancur harus tetap diamankan," jelas Umberto Broccoli, Pengawas Monumen Roma, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (12/6/2012).
Air mancur ini terakhir kali direstorasi pada 1990. Restorasi akan kembali dilakukan dengan biaya sebesar 21 juta Poundsterling dalam beberapa pekan ke depan. Restorasi ini akan dibayari oleh jutawan pemilik merek sepatu terkenal Italia, Tod's.
Trevi Fountain adalah satu dari sekian banyak monumen bersejarah yang mulai mengalami kerusakan selama beberapa tahun terakhir. Air mancur ini adalah salah satu atraksi wisata terpopuler di Roma. Wisatawan biasa melempar koin ke air mancur karena diyakini dapat mengabulkan keinginan.
Rabu, 22 Mei 2013 00:02 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 23:15 WIB
Selasa, 21 Mei 2013 22:06 WIB