Mengintip Kemewahan Lapak Judi Resmi Sentosa Island

Rabu, 13 Juni 2012 - 04:22 wib
Dede Suryana - Okezone
Casino Sentosa Island (Foto: Dede/Okezone)
Casino Sentosa Island (Foto: Dede/Okezone)

HAWA lembab sedikit menyiksa saat menjejakkan kaki di area parkir bawah tanah Resort World Sentosa, Singapura, Sabtu pagi, pekan lalu. Sebuah komplek hotel dan kasino berdiri megah di atas lahan seluas 49 hektare ini.

Untuk mencapai kawasan World Sentosa Island, pengunjung cukup menggunakan Mass Rapid Transit (MRT) dari Orchad Road atau jalan-jalan utama di pusat kota menuju Harbour Front. Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan menyambung menggunakan bus atau kereta gantung.

Ada dua gerbang utama menuju lapak judi resmi Negeri Singa ini; tepat di depan area parkir atau naik satu lantai berlawanan arah dengan "bola dunia" Universal Studios. Berjalan melewati air mancur, turun naik melewati beberapa anak tangga, maka sampailah di halaman kasino pertama di Singapura, yang diresmikan oleh bos raksasa judi Malaysia, Genting Group, pada Hari Raya Imlek dua tahun silam.

Terdapat beberapa aturan main untuk memasuki kasino ini. Salah satunya wajib menunjukkan paspor bagi pelancong dan membayar 100 Dollar Singapura bagi warga pribumi. Diatur pula bagi pengunjung berumur kurang dari 21 tahun, tidak diperkenankan memasuki arena ini.

Bagi turis dewasa yang dapat memerlihatkan identitas WNA akan langsung diperbolehkan masuk secara cuma-cuma, meski tetap dengan beberapa catatan, seperti berpakaian sopan dan tidak dibenarkan mengambil gambar di dalam ruangan. Pengunjung juga harus menitipkan barang bawaan mereka di loker yang telah disediakan, sebelum memasuki kasino.

Melewati jalur melingkar ke kiri menuju ruangan utama, seorang perempuan paruh baya menyambut. “Would you like to drink a cup off coffee or something?,” tanyanya menawarkan beberapa cangkir kecil minuman hangat di atas nampan.

Ya, pengunjung kasino memang mendapatkan minuman gratis yang bisa dinikmati sambil berjalan melihat-lihat hamparan meja poker, ratusan roulette, dan mesin slot, di aula seluas lapangan sepakbola.

Di lorong kiri dan kanan ruangan, beberapa restoran dan klub tampak buka meski sepi pengunjung. Maklum, saat Okezone berkesempatan masuk, matahari baru beranjak dan waktu menunjukkan pukul 09.30 waktu setempat.

Kasino ini buka 24 jam. Namun pada pagi hingga menjelang siang, suasana tak begitu ramai. Hanya terlihat beberapa sosialita perlente sedang duduk serius di depan mesin slot. Judi ini memang paling banyak dimainkan. Selain mudah, memainkannya juga relatif murah. Cukup dengan merogoh kocek 10 Dollar Singapura, dengan taruhan minimal 1 Dollar Singapura.

Berjalan ke sisi lain ruangan, suara gesekan kartu dan kepingan poker beradu terdengar di antara deretan meja gading yang dikelilingi kursi dengan warna dominan cokelat tua. Seorang pemandu poker mengenakan setelan jas dengan dasi kupu-kupu sudah siap menyambut penjudi yang ingin mengadu peruntungan. Pemandangan serupa adegan Ko Chun yang diperankan Chow Yun-fat dalam film God of Gambler.

Capai berjalan-jalan, tinggal mampir ke restoran yang berderet di sisi kiri arena. Makanannya pun cukup bervariasi dengan harga yang juga bisa disesuaikan dengan kantong. Bagaimana, apakah Anda tertarik bermain ke Casino Sentosa Island?

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry