Klaim Tor-Tor Sebatas Eksistensi WNI di Malaysia

Senin, 18 Juni 2012 - 15:38 wib
Tegar Arief Fadly - Okezone
Tari Tor-tor asal Sumatera Utara hendak diklaim Malaysia? (Foto: tanobatak.wordpress)
Tari Tor-tor asal Sumatera Utara hendak diklaim Malaysia? (Foto: tanobatak.wordpress)

JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Ali menilai bahwa kasus pengklaiman beberapa karya seni dan budaya oleh Malaysia pada mulanya berawal dari keinginan masyarakat Malaysia asal Indonesia untuk memertahankan eksistensinya di bidang budaya.

Menurut Marzuki, persoalan kebudayaan tersebut harus dilihat akar masalahnya. Mengingat, banyak etnis masyarakat Indonesia yang bermukim di Malaysia dan menjadi warga negara Malaysia.

"Mereka memertahankan budaya yang mereka bawa di tempatnya yang baru sehingga seni budaya tersebut berkembang," ungkapnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Senin (18/06/2012).

Marzuki juga menerangkan bahwa pada saat dirinya melakukan dialog dengan beberapa pejabat Malaysia, sebenarnya tidak ada sedikitpun dari pihak Malaysia untuk mengklaim bahwa produk budaya tersebut adalah milik Malaysia.

"Saya pernah berdiskusi dengan pejabat Malaysia bahwa mereka tidak pernah mengakui budaya tersebut asli Malaysia, tapi budaya tersebut adalah budaya sebagian masyarakat atau warga negara Malaysia, yang dulunya dibawa oleh orang Indonesia yang saat ini menjadi warga negara Malaysia," terangnya.

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry