BOGOR - Garuda Indonesia mengaku agresif dalam memerkenalkan kebudayaan Indonesia sekaligus mengembangkan pariwisata. Salah satunya seperti terlihat di Bandara Changi, Singapura.
Kepala cabang Garuda di luar negeri aktif mempromosikan kebudayaan Indonesia, itu lebih agresif dibanding dengan kedutaan di negara asal," kata Elisa Lumbantoruan, Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda, dalam "Garuda Indonesia Journalist Workshop" di Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2012).
Elisa mencontohkan, di Bandara Changi Singapura, dipasangkan sebuah billboard besar yang menunjukkan gambar Ujung Pandang. Hal tersebut dimaksudkan agar wisatawan yang berasal dari negara tetangga tertarik berkunjung ke Indonesia.
Menurutnya, pangsa pasar Singapura ke Ujung Pandang masih sangat besar, yaitu 100 persen. Rute Singapura ke Ujung Pandang memang terbilang baru, tepatnya dioperasikan pada pertengahan tahun lalu atau sekira Juli 2011.
"Kita menggunakan itu (promosi-red) dengan dana sendiri, tapi besaran pastinya berapa saya tidak tahu," ujarnya.
Namun, Elisa menambahkan bahwa besaran dana untuk promosi tersebut jika dikalkulasikan, jumlahnya 2-3 persen dari pendapatan sepanjang 2011. "Itu biaya promosi untuk 2012. Kita memang berikan dana untuk promosi setiap cabang otonomi," tutupnya.
Minggu, 26 Mei 2013 10:08 WIB
Sabtu, 25 Mei 2013 16:16 WIB
Sabtu, 25 Mei 2013 14:11 WIB