PEJABAT pariwisata Australia menargetkan Delhi dan Mumbai untuk mau berlibur ke negaranya. Kampanye pariwisata untuk merayu calon wisatawan asal India bahkan rencananya akan melibatkan bintang Hollywood dan pemain kriket.
Seiring dengan China, pertumbuhan perjalanan wisata outbond (ke luar negeri) India termasuk salah satu yang tercepat di dunia. Faktanya, lebih dari 50 juta orang India diperkirakan akan melakukan perjalanan ke luar negeri pada 2020.
India adalah pasar pariwisata terbesar ke-11 yang masuk Australia, dengan 148.200 pengunjung menghabiskan USD867 juta sepanjang 2011. Pada 2020, para pejabat memerkirakan peningkatannya bisa mencapai 300.000 pengunjung dengan menghabiskan biaya perjalanan USD2,3 miliar.
Delhi dan Mumbai menjadi target kampanye pariwisata Australia karena kota-kota ini menjadi wilayah kalangan ekonomi menengah. Dua daerah in pula yang menjadi kluster rumah-rumah mewah di India.
"Kami telah berupaya keras menarik wisatawan dari China baru-baru ini, dan fokus berikutnya akan kami tujukan ke India," kata Menteri Pariwisata Australia Martin Ferguson, seperti disitat dari SMH, Minggu (8/7/2012).
Rencananya, tema kampanye pariwisata Australia, yang berbunyi "Tidak Ada yang Seperti Australia", akan diluncurkan di Delhi dan Mumbai. Akan ada iklan yang ditayangkan secara luas di televisi, saluran digital, serta media massa cetak.
Pariwisata Australia akan menghabiskan USD5 juta untuk kampanye perjalanan ini. Mereka juga akan menggunakan atlet kriket dan bintang Bollywood untuk mempromosikan liburan di Australia.
Sementara itu, Direktur Tourism Australia, Andrew McEvoy, membantah pernyataan pejabat pariwisata bahwa upaya promosi pariwisata di China dan India mengorbankan promosi di negara-negara yang lebih mapan pengunjungnya, seperti Selandia Baru, Inggris, dan Amerika.
Setelah China dan India, Tourism Australia juga menargetkan wisatawan Jepang akhir tahun ini. "Kami akan melakukan sesuatu yang besar dan signifikan untuk membangun kembali hubungan dengan wisatawan Jepang," katanya.
Berikut urutan wisatawan terbanyak yang datang ke Australia pada 2011:
1. Selandia Baru (11.72700)
2. Inggris (608.300)
3. China (542.000)
4. Amerika Serikat (456.200)
5. Jepang (332.700)
6. Singapura (318.500)
7. Malaysia (241.200)
8. Korea (198.000)
9. Hong Kong (166.300)
10. Jerman (153.900)
11. India (148.200)
12 Indonesia (140.400)
Kamis, 23 Mei 2013 19:07 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 18:38 WIB
Kamis, 23 Mei 2013 16:29 WIB