ITALI - Akhirnya, Kapten kapal pesiar Costa Concordia, Francesco Schettino, menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka. Schettino memohon maaf melalui siaran televisi Italia atas kecelakaan yang menyebabkan tewasnya 30 orang.
Dalam permohonan maafnya tersebut, Schettino mengatakan tak dapat berhenti memikirkan para korban. Namun, dia juga menegaskan bukanlah satu-satunya yang patut disalahkan karena kapal tersebut berada dalam komando petugas lain ketika tragedi di Pulau Giglio, Italia, terjadi.
"Ketika terjadi kecelakaan, bukan hanya kapalnya yang disalahkan atau kaptennya. Dengan ini, saya memohon maaf mewakili semua sistem yang menjalankan Costa Concordia," katanya kepada televisi Italia, seperti dikutip dari Travelweekly, Minggu (15/7/2012).
Schettino mengakui dirinya bersalah karena fokusnya teralihkan oleh panggilan telefon saat tragedi tersebut terjadi. "Saat kejadian, saya pergi keatas dek kapal dan memerintahkan kapal untuk melakukan navigasi manual," imbuhnya.
Schettino menolak tuduhan pembunuhan hingga menyebabkan kapal tenggelam. Hakim telah memutuskan untuk melepaskan status tahanan rumahnya, namun Schettino dilarang untuk meninggalkan tempat tinggalnya di Naples selama investigasi berlangsung.
Dalam sebuah berita koran lokal, Schettino mengatakan bahwa dia justru telah menyelamatkan banyak nyawa dalam kapal tersebut dengan mengemudikannya ke perairan dangkal.
Jum'at, 24 Mei 2013 12:46 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 00:35 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 10:36 WIB