BANDUNG - Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung akan menghelat malam final Tourism Movie Competition (TMC) 2012. Event terkait peringatan 50 tahun STP Bandung ini akan digelar di Dome STP Bandung, Jalan Setiabudi 186 Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/7/2012) mulai pukul 17.00 WIB.
Project Manager TMC 2012 Dwiki Budhitama menjelaskan, TMC 2012 merupakan acara mahasiswa Jurusan Kepariwisataan bertema “Warisan Alam dan Budaya Indonesia” dengan tagline “Wariskan dalam Layar”.
“Tema TMC 2012 tersebut mengangkat keunikan serta nilai estetika tinggi dari kekayaan warisan alam dan warisan budaya yang tersebar di seluruh destinasi Indonesia. Sehingga, berpotensi untuk dikembangkan menjadi sebuah daya tarik pariwisata ke dalam bentuk film dokumenter,” terang Dwiki, melalui rilis yang diterima Okezone, Sabtu (14/7/2012).
Dia menambahkan, sejak dibuka pendaftaran TMC pada 20 Februari hingga penutupan pada 4 Juni 2012, jumlah pendaftar mencapai 48 karya dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah itu kemudian diseleksi secara ketat hingga menyisakan enam karya yang layak masuk ke malam final.
Keenam peserta akan memerebutkan total hadiah senilai Rp25 juta, yang terbagi ke dalam empat kategori, yakni Best Movie (Rp10 juta), Best Creative Idea (Rp7 juta), Best Interpretation (Rp5 juta), serta Most Favorite (Rp3 juta).
Agenda malam final meliputi screening dan presentasi peserta enam karya terpilih yang akan dipilih pemenang empat besar. Pada fase final ini akan ada penilaian oleh tim juri, terdiri dari IGP Wiranegara, Gotot Prakosa, dan Frances B. Affandy untuk Best Movie dan Best Creative Idea.
“Untuk Best Interpretation dan Most Favorite akan dilakukan voting dari audiens yang hadir dan para tim juri yang telah melihat karya peserta melalui screening di awal acara malam final dan presentasi dari peserta,” imbuhnya.
TMC dilatarbelakangi kondisi film dokumenter yang dikembangkan para seniman, khususnya generasi muda, saat ini yang semakin maju. Film dokumenter diharapkan menjadi peluang dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.
“Karena media perfilman lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas,” terangnya.
Dengan latar belakang itulah, TMC 2012 diharapkan menjadi media bagi para seniman perfilman untuk menyalurkan kemampuan, minat, dan bakatnya sambil mempromosikan pariwisata Indonesia agar memiliki nilai lebih di mata dunia.
Sementara, peserta yang lolos ke babak final terdiri dari Haryo Eko Putranto asal Cirebon (judul Caruban Nagari), Dara Bunga Rembulan asal Yogyakarta (judul Undiscovered Gunung Kidul), Debora Dian Utami asal Yogyakarta (judul Pesona Wae Sano), Yohanna Situmeang asal Medan (judul Wajah), Fanto Novianto asal Batu (judul Banteng Monel), Hari Suryanto asal Surakarta (judul Swarnadwipa).
Rabu, 22 Mei 2013 18:16 WIB
Rabu, 22 Mei 2013 17:14 WIB
Rabu, 22 Mei 2013 16:26 WIB