Waduh, Pengunjung Tak Hiraukan Tata Tertib di Museum Fatahillah

Minggu, 15 Juli 2012 - 13:12 wib
Duwi Setiya Ariyanti - Okezone
Salah satu sudut Museum Fatahillah (Foto: Duwi/Okezone)
Salah satu sudut Museum Fatahillah (Foto: Duwi/Okezone)

JAKARTA - Bagi Anda yang pernah mengunjungi Museum Fatahillah, mungkin tak menyadari adanya tata tertib yang harus dipatuhi. Nyatanya, sebagian pengunjung juga melakukan hal yang sama, yang mungkin dapat merusak koleksi Museum Fatahillah.

Memang tak ada yang memperingatkan soal tata tertib ini. Sementara, catatan tata tertib pengunjung berada di tangga dan sebuah ruangan di lantai dua, sulit terjangkau oleh pengunjung. Catatan peraturan tersebut hanya berupa tulisan yang dicetak di atas kertas dan dilapisi plastik dalam ukuran biasa.

Di sana tertulis, ”pengunjung diharapkan menitipkan tas dan jaket, larangan membawa makanan dan minuman, larangan memotret, hingga larangan menyentuh benda koleksi”. Sayang, tata tertib tersebut tidak dihiraukan. Buktinya, ketika masuk, Anda akan tetap melihat pengunjung lain melanggarnya selama berada di Museum Fatahillah.

Pengunjung yang bebas menyentuh benda koleksi Museum Fatahillah menjadi pemandangan yang wajar. Belum lagi pengunjung yang dengan santai berkeliling sambil makan ataupun minum. Hal yang tak kalah lucu, saat pengunjung berpose di tengah suatu ruangan atau benda koleksi yang dipajang. Tentunya, tata tertib dibuat untuk menjaga benda-benda koleksi Museum Fatahillah. Namun, sepertinya belum banyak yang sadar soal tata tertib pengunjung.

Nurul Ade Rahma (15), salah seorang pengunjung Museum Fatahillah, menyayangkan jika benda-benda koleksi rusak akibat tersentuh pengunjung. “Banyak yang sudah pada pecah, banyak yang kotor pada engga mengikuti peraturannya. Tali yang copot lebih baik diperbaiki, kan sayang pada rusak,” keluhnya saat ditemui Okezone di Museum Fatahillah, baru baru ini.

Museum Sejarah Jakarta atau lebih dikenal dengan Museum Fatahillah menyingkap cerita, mulai dari zaman prasejarah hingga berdirinya Kota Jayakarta. Museum Fatahillah, dinamakan demikian karena terletak di Jalan Taman Fatahillah Nomor 2, Jakarta.

Museum Fatahillah, sebelum diresmikan sebagai museum pada 30 Maret 1974, dahulunya merupakan Gedung Balaikota (Stadhuis). Dengan gaya barok klasik, museum ini menyuguhkan arsitektur khas yang menambah suasana penjelajahan semakin lekat.

Museum Fatahillah terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi petunjuk mata angin di bagian puncaknya. Menyimpan 25.000 benda koleksi, menjadikan Museum Fatahillah salah satu pilihan untuk berwisata edukatif.

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry