Fasilitas Hotel Disebut Kian Jauh dari Nilai Religius

Sabtu, 28 Juli 2012 - 14:19 wib
Mutya Hanifah - Okezone
Novel Fifty Shades of Grey yang jadi pembicaraan (Foto: News)
Novel Fifty Shades of Grey yang jadi pembicaraan (Foto: News)

SEORANG pemilik hotel di Inggris dikecam oleh masyarakat. Kecaman datang berawal dari tindakannya mengganti fasilitas Alkitab di kamar hotel dengan sebuah novel dewasa.

Jonathan Denby, pemilik Hotel Damson Dene di Lake District, Inggris, membuat keputusan kontroversial. Dia mengganti fasilitas Alkitab yang biasanya selalu ada di kamar hotel dengan novel dewasa yang sedang populer, Fifty Shades of Grey.

Jonathan beralasan, fasilitas hotel modern lebih tepat bila dilengkapi dengan novel daripada Alkitab. "Di masa kini, tampaknya aneh bila kamar hotel dilengkapi dengan buku religius," kata Jonathan, seperti dikutip dari News, Sabtu (28/7/2012).

"Kini, para tamu hotel akan menyamankan dirinya di kamar sambil menikmati bacaan yang pas, novel Fifty Shades of Grey ini," tukas Jonathan.

Ironisnya, hotel ini dibeli Jonathan dari sebuah gereja pada 10 tahun lalu. Karena itulah, penggantian Alkitab dengan novel ini menimbulkan kemarahan masyarakat setempat.

"Sungguh memalukan, Alkitab diganti dengan novel dewasa," tutur Michael Woodcock, seorang pendeta setempat.

Jonathan Denby mengatakan tidak sepenuhnya menghilangkan Alkitab dari hotel tersebut. Tamu yang membutuhkan dapat memintanya di meja resepsionis.

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry