Wisatawan diminta berhati-hati saat mengonsumsi Arak Bali di bar-bar Pulau Dewata ini. Pasalnya, seorang backpacker asal Amerika mendadak menderita kebutaan setelah mengonsumsi minuman ini.
Jamie Johnston (19), backpacker asal Amerika menenggak delapan hingga 10 gelas Arak Bali yang dicampur dengan jus buah saat berkunjung ke dua bar di Bali. Saat tiba di Selandia Baru 35 jam kemudian, tiba-tiba Jamie mengalami sesak napas lalu hilang penglihatan.
Dia kemudian dibawa ke rumah sakit setempat dan didiagnosis keracunan methanol. Selama empat pekan selanjutnya, penglihatannya semakin memburuk.
Kasus ini bukan yang pertama kalinya. Tahun lalu, turis Australia mengalami kerusakan otak dan gagal ginjal setelah menenggak arak Bali yang diduga dicampur dengan metanol. Metanol memang bahan kimia berbahaya, bila dikonsumsi terlau banyak dapat menyebabkan kebutaan, koma, hingga kematian.
Pada 2009, 25 turis tewas setelah meminum arak Bali yang juga terkontaminasi bahan kimia ini. Tidak disebutkan di bar mana mereka mendapatkan minuman ini.
"Kami mengimbau turis agar lebih berhati-hati saat mengonsumsi minuman lokal," tutur Dr Paul Gee dari Rumah Sakit Christcurch, Selandia Baru, seperti dikutip dari News, Jumat (3/8/2012).
Arak Bali adalah minuman yang terbuat dari daun kelapa, beras, dan tebu. Minuman keras ini dihidangkan di bar-bar dan klub malam Bali.
Sabtu, 18 Mei 2013 18:16 WIB
Sabtu, 18 Mei 2013 16:10 WIB
Sabtu, 18 Mei 2013 11:02 WIB