DI bulan Ramadan, jazirah Arab kerap menjadi pilihan umat Muslim untuk berwisata religi. Salah satu destinasi yang dapat dipilih adalah Dubai di Uni Emirat Arab.
Bagi Anda yang terbiasa melihat aktivitas di Dubai pada bulan biasa, pasti akan merasa asing melihat keadaan kota ini pada bulan Ramadan. Di bulan suci, Dubai terlihat lebih santai karena jam kerja diperpendek. Alhasil, malam hari pun suasana kota menjadi jauh lebih sepi.
Meski begitu, bukan berarti Anda tidak akan mendapatkan apa-apa saat mengunjungi salah satu kota terbesar di Uni Emirat Arab ini. Justru saat Ramadan, semakin banyak orang mengunjungi Dubai, meski kebanyakan memilih berada di daerah pantai yang lebih dingin.
Alat transportasi masih beroperasi seperti biasa, hanya saja biasanya menjelang berbuka, supir taksi akan berhenti sejenak untuk membatalkan puasa. Di Dubai, selama bulan puasa alkohol tidak dilarang, demikian seperti dikutip dari BBC.
Salah satu keuntungan berwisata ke Dubai saat Ramadan adalah atraksi-atraksi wisata, seperti Burj Khalifa dan Widi Wadi Waterpark, tidak akan sesibuk hari biasa. Sementara bila ingin mengetahui lebih dalam mengenai Ramadan dan ajaran Islam, Anda dapat mengunjungi Masjid Jumeirah. Pemandu akan dengan senang hati mengantar Anda keliling masjid sambil menceritakan sejarah Islam.
Meski cukup liberal, bukan berarti Anda boleh berpakaian sembarangan di Dubai, terutama saat Ramadan. Selama bulan ini, wanita diminta menutup bahu dan kaki mereka. Sebaiknya bawa pashmina atau syal untuk menutupi tubuh Anda.
Selain itu, wisatawan juga akan diminta untuk tidak makan, minum, merokok, ataupun mengunyah permen karet di depan umum. Bila ketahuan, Anda bisa didenda atau bahkan ditahan. Kebanyakan restoran tutup di siang hari, meski beberapa kafe tetap dibuka dengan ditutup tirai.
Jum'at, 24 Mei 2013 15:48 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 15:22 WIB
Jum'at, 24 Mei 2013 11:26 WIB