RI Target 98.000 Wisatawan Prancis

Kamis, 20 September 2012 - 12:00 wib
SINDO -
Pantai Kuta, Bali. RI targetkan semakin banyak wisatawan Prancis pelesir ke Indonesia (Foto: Mutya/Okezone)
Pantai Kuta, Bali. RI targetkan semakin banyak wisatawan Prancis pelesir ke Indonesia (Foto: Mutya/Okezone)

PARIS– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 98.000 wisatawan dari Prancis pada semester kedua 2012. Hal ini untuk memenuhi target kunjungan 197.000 wisatawan Prancis tahun ini.

”Pada Januari hingga Juli 2012, wisatawan dari Prancis yang datang ke Indonesia sudah mencapai 99.000 orang,” kata Kepala Subdit Promosi Wilayah Eropa, Direktorat Promosi Pariwisata Luar Negeri Kemenpakref Molly Prabawaty di sela-sela pembukaan stan Indonesia di ajang International French Travel Market (IFTM) Top Resa Paris di Paris, Prancis, Selasa (18/9). Indonesia sudah ketiga kalinya mengikuti IFTM.Stan yang dibuat pada tahun ini lebih luas dibandingkan tahun lalu yang berukuran 6 x 6 meter persegi.

Sudut Indonesia memiliki luas dengan ukuran 7 x 6 meter persegi. ”Ada 10 perusahaan tur maupun hotel yang mengikuti pameran kita di Paris.Saya berharap banyak transaksi bisnis dalam pameran empat hari ini,” tuturnya. Molly optimistis bisa menarik 98.000 wisatawan asal Prancis. Pasalnya, pada Desember atau akhir tahun ini, wisatawan Prancis banyak yang menghabiskan musim dingin di luar negeri. ”Ini yang kita manfaatkan pada pameran kali ini. Kita punya Raja Ampat, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur yang bisa ditawarkan kepada wisatawan Prancis,” kata wanita berparas ayu ini.

Molly menjelaskan, untuk Eropa, kunjungan wisatawan paling tinggi ke Indonesia berasal dari Inggris sebanyak 112.642, disusul Prancis sebanyak 97.395 dan Jerman 91.740 wisatawan. Secara keseluruhan,jumlah kunjungan itu naik dibandingkan tahun lalu. Jumlah kenaikan berkisar 2,68-7,35%. Khusus Belanda, terjadi penurunan sekitar 6,5%, dari jumlah tahun lalu sebanyak 91.740 menjadi 86.140 wisatawan (Januari–Juli 2012). ”Kita masih punya pameran travel market di London, November nanti. Mudah-mudahan terjadi peningkatan kunjungan pada akhir tahun ini,” tuturnya.

Top Resa IFTM merupakan ajang bertemunya calon wisatawan dari Prancis dan sekitarnya. Tidak hanya calon wisatawan, ajang ini merupakan ajang bertemunya perusahaan tour and travel dari seluruh dunia. Dari Indonesia, ada 10 perusahaan yang mengikuti pameran di Paris. Nabil Abderrahmani, perwakilan Pearl Tours and Travel, mengatakan, stan Indonesia memiliki perkembangan yang berarti.Tidak hanya semakin luas, tapi juga mampu menarik perhatian perusahaan dan wisatawan dari Prancis.

”Dulu wisatawan dari Prancis selalu dihandle dari perusahaan Prancis ketika berkunjung ke Indonesia. Tapi sekarang tidak lagi,” kata Nabil. Menurut dia, pameran IFTM Top Resa Paris merupakan jembatan untuk menjemput calon wisatawan dari Prancis. ”Kita jual Bali sebagai gerbang wisatawan. Mereka juga kita tawari Yogya, Solo, puncak Mahameru, Bromo, Sulawesi, dan banyak lagi,” jelasnya.

Dalam hari pertama pameran, rombongan Indonesia didatangi Menteri Pariwisata Republik Madagaskar Rakotomamonjy Jean Max. Menurut Rakotomamonjy, orang-orang Madagaskar berasal dari Indonesia sehingga ada banyak kesamaan karena banyak budaya yang mirip. ”Saya senang bertemu dengan Indonesia.Salam buat orang-orang Indonesia,” ujarnya.

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry
BACA JUGA »