UKT Unair Relatif Lebih Murah Dibanding PTN Lain

Senin, 3 Juni 2013 - 07:10 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Ilustrasi : Unair Ilustrasi : Unair JAKARTA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya siap memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru 2013/2014. Penerapan sistem UKT berlaku untuk mahasiswa reguler, baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Demikian disampaikan Wakil Rektor II Unair M Nasih. Dia menyebut, besaran biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa bervariasi dan terbagi atas enam kelompok.

Paling rendah, yakni Kelompok I, memiliki rentang Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) yang dibayarkan mahasiswa Rp0-Rp500 ribu. Artinya mahasiswa dari Kelompok I bisa kuliah secara gratis.

“Pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan orangtua, dengan yang paling besar di kelompok V dan VI. Tapi bukan hanya penghasilan saja yang menjadi pertimbangan, ada variabel lain yang perlu di-cross check. Misalnya, jenis pekerjaan orangtua, berapa tagihan listrik tiap bulan, berapa jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki, dan lain-lain,” kata Nasih, seperti dinukil dari laman Unair, Senin (3/6/2013).

Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan, lanjutnya, akan masuk kelompok II hingga IV. Sedangkan yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI. Besaran biaya SOP untuk kelompok II hingga VI juga bervariasi, tergantung dari kebutuhan program studi (prodi).

Menurut Nasih, prodi yang memiliki kebutuhan lebih banyak tentu saja akan menetapkan biaya yang lebih tinggi, misalnya Pendidikan Kedokteran. Sedangkan program studi yang membutuhkan biaya lebih sedikit juga diusahakan menetapkan biaya kuliah yang serendah-rendahnya.

"Kriteria penghasilan orangtua akan kami publikasikan secepatnya. Namun yang jelas, kami tidak akan membebani mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk mahasiswa yang masuk kelompok VI adalah mahasiswa yang orangtuanya berpenghasilan di atas Rp20 juta per bulan," tuturnya.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Untuk menjaga kelangsungan proses belajar mengajar, pemerintah mengalokasikan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN).

Dengan adanya BOPTN diharapakan dapat menutupi kekurangan biaya operasional di perguruan tinggi. Karena sebagian biaya kuliah operasional perguruan tinggi ditanggung oleh pemerintah, maka mahasiswa hanya perlu membayar SOP saja.

Nasih menyebutkan, UKT yang diberlakukan di Unair relatif lebih murah dibanding perguruan tinggi besar lainnya. Pemberlakuan UKT ini telah diperhitungkan secara matang sehingga tidak akan membebankan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Mayoritas mahasiswa berasal dari kelompok I hingga IV. Sehingga secara garis besar biaya kuliah yang dikenakan juga tidak terlalu tinggi," imbuh Nasih. (mrg)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »