300 Sejarawan Kumpul di Solo

Budaya-Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Senin, 18 Juni 2012 - 14:46 wib | Mutya Hanifah - Okezone

Budaya-Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia Reog Ponorogo pun pernah diklaim oleh Malaysia (Foto: syafiraelrin.blogspot) NEGARA tetangga, Malaysia kembali mengklaim salah satu budaya Indonesia menjadi milikinya. Kali ini, yang menjadi "korban" adalah Tari Tor-tor dan Gordang Sambilan dari Sumatera Utara.

Untuk kesekian kalinya, Malaysia mengklaim budaya asli Indonesia sebagai miliknya. Sudah banyak sekali tarian, seni dan bahkan kuliner Indonesia yang diakui oleh negara tersebut sebagai miliknya. Dulu, batik juga diakui menjadi milik negara tersebut.

Setelah menjadi polemik, akhirnya pemerintah Indonesia pun mendaftarkan Batik ke dalam jajaran daftar representatif budaya tak benda warisan manusia UNESCO atau Representative List of Intangible Cultural Heritage-UNESCO. 

Untuk mendapat pengakuan refresentatif sebagai warisan budaya, proses yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia terbilang cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 dengan proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009.

Selanjutnya, klaim Malaysia kembali terjadi. Kali ini atas Tari Pendet, yang berasal dari Bali. Hal ini terlihat dari tayangan Discovery Channel yang menampilkan tari pendet sebagai tarian dari negara tersebut. Meskipun akhirnya Malaysia mengakui bahwa hal itu murni kesilapan dari Discovery Channel dan mereka tidak pernah mengklaim tarian tersebut sebagai miliknya.

Pada 2010, giliran alat musik angklung yang diklaim oleh Malaysia sebagai miliknya. Untungnya hal ini berakhir baik, dengan angklung sebagai alat musik bambu Indonesia dikukuhkan sebagai salah satu warisan budaya UNESCO dari Indonesia pada November 2010.

Tarian Reog Ponorogo juga pernah diklaim oleh negara ini. Di Malaysia, tari Reog Ponorogo ini dinamakan Tari Barongan.

Masih panjang daftar budaya Indonesia yang diklaim oleh Malaysia. Seeprti tari Kuda Lumping, lagu Rasa Sayange, Bunga Raflesia Arnoldi, Keris, dan masakan Rendang dari Sumatera Barat. Kini, Tari Tor-tor dan Gordang Sambilan dari Sumatera Utara. Sampai kapankah budaya kita akan terus "disalip" oleh Malaysia?(uky) (ftr)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: multimediax

Filename: pages/vread.php

Line Number: 69

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: boxbaca

Filename: pages/vread.php

Line Number: 183