Share

Ecopark, Oase Hijau di Sudut Ancol

SINDO, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2013 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 27 408 768295 MWUFmkSgRo.jpg Ecopark, Ancol (Foto: dok. Okezone)

MELARIKAN diri dari penatnya kehidupan ke luar Jakarta alasan sebagian besar masyarakat menghabiskan akhir pekan di kota-kota tetangga. Lebih dalam, tujuannya juga untuk mencintai lingkungan.

Kota yang disebut sebagai belantara gedung pencakar langit ini dianggap tak mampu lagi memberikan kesegaran kepada penghuninya. Padahal, sejak beberapa tahun belakangan, kota ini sudah mulai memberikan penyegaran dengan aktivasi taman-taman kota, yang sebelumnya sempat mati. Keberadaan taman-taman kota, seperti Taman Suropati, Taman Menteng, Taman Langsat, ataupun Taman Ayodya, beberapa tahun belakangan ini sempat menjadi tren sebagai tempat beraktivitas warga kota.

Pepohonan rimbun yang dihiasi daun buatan memberikan sedikit penyegaran di antara kepadatan dan keriuhan suasana kota yang dihadapi warga Jakarta. Untuk dapat bersantai di taman-taman itu pun, warga tidak dikenakan tarif. Akan tetapi, karena terletak di jalur lalu lintas padat, kesegaran alami taman-taman tersebut berkurang. Salah satu taman yang menyediakan kesegaran juga terdapat di Taman Impian Jaya Ancol.

Nama kawasan wisata Ancol memang sudah terkenal sejak lama sebagai salah satu pusat hiburan. Akan tetapi keberadaan kawasan Ecopark, sebagai area ramah lingkungan, agaknya belum terlalu banyak disimak warga Jakarta. Jika taman-taman di tengah kota terlalu dekat dengan kepadatan dan kebisingan lalu lintas, di tempat ini warga Jakarta tak lagi menemukan keriuhan tersebut.

Ecopark Ancol dibuat di atas area seluas lebih dari 40 ha, dengan konsep penghidupan hutan kota. Tak hanya dapat digunakan sebagai tempat bersantai di dalam kota, area Ecopark Ancol ternyata juga dapat dijadikan sebagai arena mengembangkan kepedulian lingkungan.

Area hijau di sebelah utara Kota Jakarta ini dapat dimanfaatkan sebagai arena mempelajari lingkungan hidup. Salah satunya seperti yang dilakukan sekelompok remaja dari berbagai sekolah menengah di Jakarta, yang kerap menggunakan area hijau Ancol untuk menunjukkan sikap kepedulian kepada lingkungan.

Mereka adalah Komunitas Teens Go Green. Komunitas ini sejak beberapa tahun lalu bermain sambil belajar di tengah hutan kota buatan Ancol. Menteri Komunikasi Teens Go Green Claudia von Nasution mengatakan, lima tahun lalu komunitas ini berkumpul untuk mulai mengampanyekan tentang peduli lingkungan kepada pelajar SMA. Claudia menyebutkan, perkenalan tentang lingkungan hijau cara anak-anak SMA di Jakarta kala itu berhasil menyulap sebagian lahan Ecopark sebagai kelas belajar mereka.

"Kita diberikan pelajaran oleh para pemerhati lingkungan agar kita bisa melakukan kampanye sendiri-sendiri nantinya,” jelasnya.

Selain itu, puluhan remaja tersebut mendapat pengetahuan mengenai pentingnya untuk mulai peduli dengan lingkungan sejak dini, termasuk cara-cara untuk mengenali dan mempelajari kehidupan alam. Beberapa di antaranya memantau kehidupan burung-burung di hutan Ancol, flora, dan juga pengembangan hutan bakau.

Claudia juga mengatakan bahwa kampanye oleh Teens Go Green dilakukan dengan gaya yang berbeda. "Kita tidak melakukan lewat aksi, tapi dengan dongeng di sekolah-sekolah lain," sebutnya.

Ya, meski Ecopark sebagai ruang publik berbayar, ternyata sudah banyak komunitas pencinta lingkungan hidup yang digandeng Taman Impian Jaya Ancol. Penggunaan area Ecopark sebagai tempat belajar kembali tentang alam menjadi cara mudah untuk mengajak warga Jakarta mulai menjaga lingkungan.

Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol Budi Karya mengatakan bukan hanya komunitas pencinta lingkungan hidup, komunitas lainnya seperti pencinta burung pun turut datang. Budi menuturkan, pihaknya sadar mencari tempat yang sejuk dengan suara burung dan udara bersih di Jakarta sudah sangat sulit.

"Karena itu, kami memberikan tempat kepada masyarakat ataupun komunitas-komunitas yang mempunyai perhatian kepada lingkungan,” ujarnya.

Dia menambahkan, meski untuk menikmati alam Ancol pengunjung harus merogoh kocek, harga tersebut pastinya sepadan. Pasalnya, mencari udara bersih di Jakarta saat ini pun terbilang sudah sulit.

"Berkunjung ke ruang hijau ini dapat dijadikan sebagai oase, yang dapat menyegarkan kehidupan kita. Dan, kesegaran seperti itu yang diberikan di area Ecopark Ancol,” jelasnya.

Selain itu, Budi juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus membuka tangan untuk komunitas-komunitas di Jakarta yang berani konsisten dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup. ”Kalau ada komunitas yang bisa memberikan dedikasinya terhadap lingkungan dan ingin membantu penghijauan, kami dengan senang hati membuka pintu,” imbuhnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini