Jerman Ingin Bikin Patung Tradisi Lompat Batu Nias

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Minggu 02 November 2014 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 02 406 1060116 jerman-ingin-bikin-patung-tradisi-lompat-batu-nias-m7m709GR3B.jpg Jerman ingin bikin patung tradisi Lompat Batu Nias (Foto: Helmi/Okezone)

KEBUDAYAAN Indonesia semakin dikenal oleh mancanegara. Salah satu bentuk pengakuannya dengan permintaan pembuatan patung tradisi lompat batu Nias di tanah Eropa, sepertiĀ  Jerman.

Negara yang meminta dibuatkannya patung tradisi lompat batu Nias adalah Jerman. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pelompat batu Nias, Septianus Bulolo.

"Kita sudah pernah diundang pentas di beberapa negara di dunia, seperti Prancis dan Jerman. Pemerintah Jerman sendiri meminta dibuatkan patung lompat batu Nias," ungkapnya kepada Okezone dalam acara Gelar Budaya Rakyat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/11/2014).

"Hal ini menunjukkan kebudayaan kita semakin dikenal, serta diakui oleh negara lain. Masyarakat di Jerman pun senang melihat lompat batu Nias," tambahnya.

Namun, Septianus Bulolo mengatakan bahwa pembuatan patung tersebut belum terlaksana. Hal ini karena menurut Septianus, untuk rencana pembuatan patung batu Nias tersebut harus terlebih dahulu meminta izin dari keluarga kerajaan.

"Jadi, harus meminta persetujuan dari Kerajaan Sisiawanahono, itu keturunan dari raja-raja terdahulunya. Tetapi, kalau sekadar untuk pentas di luar negeri kita boleh," tuturnya.

Untuk diketahui, tradisi lompat batu awalnya dilakukan pemuda di Nias untuk menunjukkan mereka sudah cukup dewasa dan matang secara fisik. Selain itu, pemuda yang sanggup melompati batu setinggi kurang lebih dua meter dan tebal 40 cm akan didapuk sebagai pembela kampungnya kelak terjadi konflik dengan kampung lain.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini