Pementasan Wayang Mulai Diminati Anak Muda

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 03 November 2014 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 03 406 1060352 pementasan-wayang-mulai-diminati-anak-muda-u9jopEie4U.jpg Pementasan Wayang kian diminati kalangan muda (Foto: Helmi/Okezone)
TIDAK dipungkiri jika pementasan wayang masih kurang diminati, terutama di kalangan muda. Kendati demikian, pementasan Wayang Ajen di Gelar Budaya Rakyat 1 November 2014 berhasil menghibur sebagian besar penonton dari kalangan muda.
Panitia Gelar Budaya Rakyat 2014 di Monas sendiri menyiapkan 800 kursi yang terisi penuh oleh penonton dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak muda. Bahkan, beberapa dari penonton sampai harus duduk lesehan untuk menyaksikan pementasan wayang tersebut.
 

Pada pementasan Wayang Ajen malam itu, Ki Dalang Wawan memang sering menggunakan bahasa-bahasa yang komunikatif dan akrab di telinga anak-anak muda. Ki Dalang Wawan sendiri mengakui bahwa hal tersebut sangat direncanakan dan sengaja dilakukan semata untuk membangun komunikasi dengan penonton baru.

“Khususnya penonton kalangan muda, dan para pejabat yg sehari harinya terbiasa dengan mahasa dan konten itu, sehingga diharapkan pertunjukan wayang ajen ada dalam kehidupan sehari hari mereka,” ujarnya kepada Okezone melalui blackberry messenger, Minggu 2 November 2014.

Di pementasan yang juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya tersebut juga sesekali membahas isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan, seperti kehidupan kalangan artis. Karenanya, menurut Ki Dalang Wawan bahasa seharusnya bukanlah hambatan dalam berkomunikasi dengan para penonton wayang.

“Bahasa adalah media komunikasi, sehingga bukan sebuah hambatan. Dengan kata lain, penyiasatan-penyiasatan dalam pertunjukan wayang ajen dilakukan dengan penuh kesadaran,” tuturnya.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini