Target Pariwisata Indonesia Hingga 2019

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 04 November 2014 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 04 406 1060920 target-pariwisata-indonesia-hingga-2019-PlFez7DCWL.jpg Target pariwisata Indonesia hHingga 2019 (Foto:indonesia.travel)

PARIWISATA Indonesia hingga 2019 menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Untuk itu, Kementerian Pariwisata memfokuskan infrastuktur dan kualitas pariwisata di daerah.

Selain itu, menurut Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), Wiryanti Sukamdani kegiatan promosi ditingkatkan, baik terhadap wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara. Wiryanti Sukamdani mengatakan bahwa seat capacity saat ini tercukupi berbagai maskapai penerbangan, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Tidak kalah penting adalah passanger ship cruise berpotensial, namun terkendala dengan banyaknya regulasi yang belum mendukung, serta tersedianya pelabuhan kapal yang belum memadai di daerah,” ungkap Wiryanti Sukamdani dari release yang diterima Okezone, Selasa (5/11/2014).

Pengurus BPPI optimis Menteri Pariwisata baru semakin meningkatkan kinerja dan kemitraan selama ini terjalin baik. Sehingga, akhirnya tercipta koordinasi dan harmonisasi dalam rangka promosi pariwisata Indonesia.

Untuk diketahui, BPPI merupakan mitra kerja Kementerian Pariwisata yang dibentuk berdasarkan Keppres No. 22 tahun 2011 tentang Badan Promosi Pariwisata Indonesia, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 36 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan.

Tugas dan fungsi BPPI meningkatkan citra kepariwisataan Indonesia, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa, meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara dan pembelanjaan, serta melakukan riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis kepariwisataan. Sedangkan, fungsi BPPI  menjadi koordinator promosi pariwisata yang dilakukan dunia usaha di pusat dan daerah, serta menjadi mitra kerja Pemerintah Pusat dan Daerah.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini