Potensi Serap Wisatawan, Curug Sawer Perlu Benahi Infrastruktur

Selasa 23 Februari 2016 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 23 406 1319027 potensi-serap-wisatawan-curug-sawer-perlu-benahi-infrastruktur-SJsCdYVLWU.jpg Air terjun curug sawer (foto: PR online)

SINGAPARNA - Potensi wisata Curug Sawer yang terletak di antara Dusun Ciomas, Desa Mandalahurip dan Dusun Mekaraya, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya masih belum tergali secara optimal. Warga setempat pun meminta pemerintah desa segera membentuk badan usaha bersama desa untuk mengelola potensi wisata tersebut.

Saat ini, potensi wisata yang tengah ramai dikunjungi masyarakat lokal itu masih dikelola siswa SMK Karya Putra Manggala, Desa Mandala Mekar. Salah seorang pengelola, Gistan Islahudin mengungkapkan, pengelolaan kawasan wisata air terjun tersebut hanya dilakukan setiap akhir pekan, mengingat para siswa harus belajar di hari biasa.

“Sudah dua bulan ini dikelola oleh anak SMK. Awalnya malah enggak ada yang mengelola. Kami izin dulu dengan Pemerintah Desa Mandalamekr dan Mandalahurip, dan diperbolehkan. Saat ini uang retribusi sebesar Rp 2.000 kami pergunakan untuk membuat akses jalan menuju curug,” ujar Gistan saat dijumpai PR Online di Curug Sawer, akhir pekan lalu.

Gistan mengungkapkan, jumlah pengunjung curug dengan ketinggian kurang lebih 50 meter dan lebar 10 meter itu terus bertambah setiap minggunya. Sayangnya, akses jalan dari kecamatan hingga menuju curug tersebut belum diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Seminggu cuma dapat Rp 100.000 hingga Rp 200.000 saja. Ya, hanya cukup untuk membuka akses dari jalan raya, menuju ke curug mah harus dibuat lebih baik lagi. Petunjuk jalannya juga belum ada, jadi pengunjung yang ke sini harus tanya-tanya dulu, kadang juga minta di antarkan,” kata dia.

Berdasarkan pantauan “PR”, akses menuju Curug Sawer memang sangat sulit. Pengunjung harus melewati jalan kecamatan yang sangat rusak. Setelah itu, pengunjung harus melewati ladang penduduk,dan menyisir sisi jurang yang licin.

Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Sutisna (40) berharap, agar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bisa memperbaiki akses jalan menuju curug tersebut. Pasalnya, curug tersebut bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang patut dikembangkan.

“Curugnya bagus sekali, sayang kalau tidak dioptimalkan potensinya. Kami hanya minta jalannya diperbaiki, dan akses menuju curugnya juga dibuka, tidak seperti sekarang ini,” kata Sutisna.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini