Share

Segarnya Berendam di Air Terjun Kota Rendang

Rus Akbar, Jurnalis · Sabtu 07 Mei 2016 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 07 406 1382526 segarnya-berendam-di-air-terjun-kota-rendang-SNB1eFCjwu.jpg Berendam di air terjun Padang (Foto: Rus Akbar)

Air terjun kerap dimanfaatkan wisatawan untuk berlibur, bila ingin menikmati segarnya air terjun asli pegunungan di Padang maka datangi spot ini.

Tak ada ruginya jika mengunjungi air terjun Lubuk Tampuruang yang terletak 15 kilometer dari Padang di hulu Sungai Batang Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Posisisnya di tengah hutan perkebunan warga jarak dari pintu gerbang ke lokasi air terjun ini sekira 500 meter. Petugas parkir akan memberikan karcis parkir dan karcis masuk, masing masing karcis itu seharga Rp2 ribu.

Kemudian dilanjutkan masuk menuju lokasi dengan cara jalan kaki, saat berjalan akan ada berjejar pohon rambutan milik warga setempat. Saat mencapai air terjun tersebut akan ada tanjangan beberapa meter panjangnya.

Disana bisa berhenti sejenak untuk mengambil napas, sambil melihat pemandangan Kota Padang dari kejauhan serta aliran sungai kecil yang mengalir kebawah. Perjalanan dilanjutkan, tidak seberapa lama sudah mencapai air ternjun tersebut.

Airnya begitu jernih dan dingin, tinggi air terjun ini memang tidak seperti air terjun lain hanya sekira 10 meter, sementara tempat air mencurah itu akan membentuk sebuah lubuk dengan diameter 20 meter. Tidak terlalu dalam, banyak pengungjung mandi-mandi di lokasi tersebut.

Dinamakannya Lubuak Tampuruang menurut Ridwan (45) warga setempat karena tempat air terjun tersebut menyerupai tampuruang (tempung) bulat dan memilik lubuk.

“Karena menyerupai tempurung makanya dinamakan lubuk tempurung,” tutur Ridwan pada Okezone, Sabtu (7/5/2016)

Ridwan mengakui baru satu tahu ini dikelola oleh pemerintah Kota Padang, sejak dibukannya akses menuju lokasi ini yang berada di pinggir kota ini semakin hari semakin banyak pengunjungnya. “Saat libur jumlah penjungnya mencapai 300 orang, kalau saat tidak libur ada 200 orang,” ucapnya.

Berutung jika saat musim buah rambutan, pemilik kebun di lokasi tersebut akan menjajahkan rambutannya kepada pengunjung dengan harga yang lebih murah di banding yang dijual di pasar. Umumnya pengunjung kawasan ini baru sekitar Kota Padang.

Tak ada ruginya mengunjungi daerah ini sambil mengambil foto-foto, usai mandi-mandi di lokasi ini juga menawarkan makanan ringan dan kopi panas dan teh manis.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini