Asyik, Lari Sambil Eksis di Taman Safari Prigen

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Senin 09 Mei 2016 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 09 406 1383273 asyik-lari-sambil-eksis-di-taman-safari-prigen-vI2Rl7hvJp.jpg Lari sambil eksis di Taman Safari Prigen (Foto: Annisa Amalia Ikhsania)

HAMPIR 1.000 peserta Safari Run 2016 merasakan serunya berlari di kawasan Taman Safari Indonesia Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (8/5/2016).

Safari Run merupakan kegiatan yang mengajak para peserta untuk merasakan sensasi berlari dengan udara segar pegunungan dan berinteraksi langsung dengan satwa.

General Manager Taman Safari Indonesia Prigen, I Ketut Gunarta, menyatakan jika ajang ini merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk lebih dekat dengan satwa.

Ini menjadi peristiwa langka lantaran para pengunjung diizinkan untuk ber-selfie ria bersama sejumlah satwa.

"Tujuan diadakannya acara ini adalah agar masyarakat lebih sehat dengan melakukan olahraga lari sekaligus melestarikan satwa-satwa di lingkungan kita dan mengetahui satwa-satwa yang dikonservasi yang ada di Taman Safari," ujar I Ketut Gunarta.

Satwa-satwa yang bisa diajak untuk ber-selfie adalah gajah Sumatera, zebra, unta punuk satu, dan jerapah. Gunarta menjamin satwa tidak akan mengganggu para pelari. Bahkan, sebelumnya mereka telah diajarkan untuk dapat beradaptasi dengan manusia.

Kendati telah ditemani oleh para keepers atau penjaga satwa untuk menjaga pengunjung agar tidak takut, para pengunjung tidak boleh seenaknya melakukan selfie terlalu dekat. Sebab bisa jadi satwa menjadi merasa panik atau tertekan sehingga dapat menyerang manusia.

Gunarta menuturkan jika sebelumnya telah melakukan uji coba lari secara massal. "Sewaktu uji coba, mereka juga tidak ganas atau menyerang. Itu tandanya mereka tidak sampai stress ketika ada manusia di dekat mereka," imbuhnya.

Safari Run 2016 menawarkan trek sepanjang lima kilometer di zona satwa Afrika. Para peserta pun juga harus melewati jalanan yang menanjak dan tikungan yang tajam.

Salah satu peserta asal Surabaya, Rengganis Irham, merasa antusias mengikuti Safari Run tahun ini. Menurutnya, trek yang ditawarkan cukup menantang.

"Dibandingkan tahun lalu, kali ini lebih asyik karena separuh jalannya di-paving. Lainnya agak berbatu, tetapi pemandangan hutannya lebih banyak," ujar Rengganis.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini