Terungkap, Taman Safari Bali Tak Ijinkan Lihat Satwa dengan Kendaraan Pribadi

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2016 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 12 406 1386460 terungkap-taman-safari-bali-tak-ijinkan-lihat-satwa-dengan-kendaraan-pribadi-mQrnJ0SR6e.jpg Taman Safari Bali tak ijinkan lihat satwa dengan kendaraan pribadi (Foto: Taman Safari)

SELAMA ini travellers bisa melihat satwa di Taman Safari dengan kendaraan pribadi. Tapi, di Bali hal ini dilarang oleh Taman Safari. Kok bisa?

Salah satu kegiatan menarik yang dilakukan kala berkunjung ke Bali Safari & Marine Park (BSMP) adalah memberi makan satwa.

Ya, apalagi dalam atraksi Safari Night para pengunjung dapat berinteraksi dan memberi makan satwa secara langsung, sehingga memberi suasana dan kesan yang berbeda.

Namun, berbeda dengan dua unit bisnis Taman Safari Indonesia lainnya, di BSMP, kendaraan pribadi milik pengunjung tidak diizinkan masuk ke dalam area satwa. Mereka harus menggunakan trem khusus untuk melihat satwa.

"Pertama memang karena kami keterbatasan lahan sehingga tidak memperbolehkan kendaraan pribadi untuk masuk. Kami menyediakan trem khusus dengan jendela besar untuk pengunjung agar dapat menikmati pemandangan di Safari Journey pada siang hari, sementara malam hari ada kendaraan menyerupai kandang, di mana pengunjung akan masuk ke dalamnya," papar William Santoso, General Manager BSMP, kepada Okezone, baru-baru ini.

William melanjutkan, alasan lain tidak memperbolehkan kendaraan pribadi masuk lantaran konsep safari yang diusung adalah full guided.

Di mana pengunjung yang datang ditemani oleh safari ranger. Safari ranger akan memaparkan informasi serta pengetahuan terkait satwa yang dilihat pengunjung.

"Dengan konsep seperti itu, pengunjung tidak menebak-nebak ini binatang apa namanya. Kami ingin selalu bersifat edukatif. Selain memberikan informasi mengenai satwa, ada pula pertunjukan hewan serta budaya yang sarat akan pesan-pesannya," tambah William.

Terkait kendaraan wisata berbentuk kandang yang didesain untuk pengunjung, William menambahkan jika kendaraan tersebut tidak dapat digunakan saat Safari Journey di siang hari. Pihak BSMP ingin memberi kesan yang berbeda antara Safari Journey dan Safari Night.

"Kami ingin memberi konsep yang berbeda. Siang hari udara cukup panas ditambah dengan paparan sinar matahari sehingga pengunjung dapat menggunakan trem tertutup dengan air conditioner (AC). Secara teori memang bisa tetapi kami tidak mencobanya. Di siang hari kami menyediakan jeep, untuk maksimal 5 orang, yang juga berguna untuk mengelilingi rute dan memberi makan satwa," tutup William.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini