Medan Terlaris di Tourism Table Top Penang

Alan Pamungkas, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2016 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 18 406 1391261 medan-terlaris-di-tourism-table-top-penang-tK3Y9bScyo.jpg Medan terlaris di table top di Penang

PARIWISATA Indonesia terus diperkenalkan ke mancanegara, salah satunya Malaysia. Beberapa wilayah di Indonesia dikenalkan melalui tourism table top.

Keindahan alam Indonesia menjadi primadona menarik wisatawan mancanegara. Kementerian Indonesia menfasilitasi para agent travel dari Sabang hingga Merauke untuk bertemu agen travel Penang, Malaysia dalam acara Indonesia Tourism Table Top.

Pertemuan B to B ini dimanfaatkan para agent travel Indonesia untuk mengenalkan wisata di Tanah Air. Sudy RJ dari Narasindo Tour yang yang mewakili wisata Sumatera Utara menjelaskan jika Medan menjadi produk unggulan. Selain itu ada pula Danau Toba dan Brastagi yang menjual pesona alamnya.

"Medan diminati karena jarak yang dekat dari Penang, Malaysia. Biasanya kami berikan paket satu malam di Medan, satu malam di Brastagi dan satu Malam di Danau Toba," ujar Rudy kepada Okezone di Hotel G, Penang, Malaysia.

Sementara itu, Yogyakarta mulai giat mempromosikan diri untuk mengaet wisatawan Malaysia. Kebiasaan wisatawan Malaysia yang hobi berbelanja dapat dipenuhi ketika datang ke Yogyakarta.

"Ketika datang Yogyakarta kami berikan paket libur ke Candi Borobudur dan Prambanan. Sementara untuk shopping, kita juga banyak tempat enggak kalah dari dari kota lain," ujar Dahliana Ginting dari Lisa Tour and Travel perwakilan dari Yogyakarta.

Rizki Handayani selaku Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata menjelaskan jika Table Top ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melampaui target 2 juta wisatawan asal Malaysia yang datang ke Indonesia. Dari kegiatan ini, sebisa mungkin wisatawan Malaysia datang ke seluruh penjuru Tanah Air.

"Kalau target transaksi dari Table Top ini saya belum bisa ngomong itu. Kalau barang kan bisa beli langsung, kalau jasa kan berbeda. Yang jelas mengenalkan bahwa orang luar bisa datang karena ada paket ke Indonesia," tutup Rizki.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini