Share

Menyelami Jejak Sejarah Islam di Kota Inggris

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 13 Juni 2016 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 13 406 1413559 menyelami-jejak-sejarah-islam-di-kota-inggris-gKQdRl7SHP.jpg Masjid di Inggris (Foto: Shahjahanmosque)

MENELUSURI sejarah perkembangan Islam ternyata meliputi sebagian wilayah di benua Eropa termasuk Inggris.

Negara yang terkenal berkat Industri Sepakbolanya itu, memiliki sebuah bangunan masjid yang umurnya sudah lebih dari 1 abad lamanya.

Masjid tersebut adalah The Shah Jahan Mosque. Masjid ini dibangun sejak tahun 1883 dan baru diresmikan pada tahun 1889 oleh seorang Professor bernama Gottlieb Wilheim Leitner.

Fakta menariknya adalah Profesor Gottlieb ternyata berasal dari Jerman dan lahir dalam darah Yahudi. Pada 1883, Leitner pindah ke Inggris untuk membangun sebuah tempat belajar yang ia sebut Oriental Institute. Inilah awal mula ketertarikan sang profesor dengan kebudayaan Islam.

Leitner kemudian membangun sebuah masjid karena pada saat itu sebagian muridnya beragama Islam. Tidak hanya membangun masjid, ia juga sempat membangun beberapa rumah ibadah lainnya seperti, synagogue, gereja dan pura.

Untuk desain arsitek, Leitner memilih gaya Victorian dan menunjuk W.L. Chambers sebagai sang arsitek. Setelah melewati banyak diskusi, Leitner dan Chambers sepakat untuk membentuk sketsa yang mirip dengan masjid yang ada di India. Tahun 1889 pembangunan Masjid Shah Janan telah selesai dan langsung dibuka untuk umum.

Sejak tahun 1995, Masjid Shah Janan mengalami beberapa kali renovasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

Hingga sampai saat ini, masjid tersebut dijadikan pusat pembelajaran Islam di negara Inggris, bahkan termasuk salah satu obyek wisata favorit para wisatawan. Dilansir TimeTravel-Britain.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini