Keren! Akses ke Tanjung Lesung Mulai Dibangun

Johan Sompotan, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2016 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 29 406 1428482 keren-akses-ke-tanjung-lesung-mulai-dibangun-Rcac4Z3pcj.jpg Tanjung Lesung (Foto: Okezone)

LEMAHNYA pariwisata di Tanjung Lesung adalah persoalan akses. Kini, permasalahan tersebut mulai berakhir. Pasalnya, jalan tol menuju kesana mulai dibangun.

Gubernur Banten Rano Karno menandatangani Penetapan Lokasi Jalan Tol Serang-Panimbang, sepanjang 84 kilometer di Serang, Banten.

Acara ini disaksikan Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi Kemenpar, Hiramsyah Sambudhy Thaib, Anggota Tim Percepatan Destinasi Ida Irawati, Asdep Pengembangan Wisata Budaya, Lokot Enda, dan beberapa pejabat Kemen-PUPR.

“Kami optimistis, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, akan semakin hidup dan berkembang,” kata Hiramsyah Sambudhy Thaib, Rabu (29/6/2016).

Menurutnya, jalan tol yang menyambung koneksi Serang-Panimbang itu ibarat bendwidth dalam teknologi transfer data telekomunikasi.

Jika kapasitas angkutnya kecil, kecepatan download-up load-nya sangat lambat dan hanya membuat emosi pemilik smartphone. Karena kemampuan jaringan untuk mengangkut data-data bit per detiknya, rendah.

“Tol ini semacam menaikkan bendwidth. Komunikasi data menjadi cepat, tidak ada buffering lagi. Arus transportasi dari Jakarta-Serang-Tanjung Lesung juga semakin lancar, bebas hambatan,” paparnya lagi.

Hiramsyah menyebutkan critical success factor pengembangan Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten ini ada di akses.

Satu A dari 3A, Atraksi, Akses, Amenitas, yang menjadi rumus pengembangan destinasi. Tol penghubung Serang-Panimbang ini kunci dan cara paling konkret untuk menuntaskan problematika yang menggantung selama lebih dari 20 tahun ini.

“Kalau akses dibuka dengan tol, maka mobilitas orang dari Jakarta ke Tanjung Lesung semakin cepat, karena 170 kilometer itu dari tol ke tol,” ungkap Hiram.

Dengan begitu, orang Jakarta punya alternative berwisata ke arah Tanjung Lesung, Banten yang bisa dijangkau dengan jalan darat. Tidak seperti sekarang, hanya ke arah Bogor-Puncak, dan arah Bandung saja.

“Jakarta Tanjung Lesung menjadi dekat, dan bisa ditempuh cepat. Tidak lelah di jalan. Tidak buang waktu di kemacetan. Ini akan membuat daya tarik Tanjung Lesung semakin kuat ke domestic market Jakarta,” tukasnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini