Rusia Lebih Kenal Bali Ketimbang Indonesia

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2016 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 22 406 1443974 rusia-lebih-kenal-bali-ketimbang-indonesia-A66OYhQxg2.jpg Bali lebih dikenal ketimbang Indonesia (Foto: Dailymail)

TAK dapat dipungkiri, wisatawan dunia lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia. Hal serupa juga terjadi pada wisman Rusia.

Menurut Duta Besar Republik Indonesia untuk Moskow, M Wahid Supriyadi, hampir 90 persen masyarakat Rusia mengenal Bali. Bahkan, mereka lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia.

“Sembilan puluh persen masyarakat Rusia mengenal Bali. Bahkan, mereka lebih tahu Bali dibandingkan Indonesia. Bicara Bali mereka langsung ingat dengan pantainya,” ujar M Wahid Supriyadi, kala berbincang dengan Okezone, di Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lantaran nama Indonesia masih dirasa kurang populer dibandingkan Bali, Wahid pun berpikir untuk mengajak orang Indonesia membangun restoran atau kafe dengan menyisipkan nama Bali. Dengan mengusung nama Bali, tentu masyarakat Rusia akan jauh lebih tertarik.

“Oleh karena itu, saya berpikir kita bikin kafe atau restoran dengan nama Bali-nya, pasti laku. Karena memang nama Bali sangat familiar sekali di telinga mereka,” jelas Wahid.

Tak hanya itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Moskow didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pun untuk kali pertamanya mengadakan ajang Festival Indonesia.

Ajang yang diadakan pada 20-21 Agustus 2016 itu bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia, seperti pariwisata, musik, kuliner, seni budaya, dan fesyen.

Mengangkat tema ‘Bali & Beyond’, Festival Indonesia akan digelar di sebuah taman yang indah dengan luas 6 hektare di Moskow, yaitu Hermitage Garden. Di mana pada akhir pekan, Hermitage Garden selalu dikunjungi oleh lebih dari 35.000 orang.

"Kami mengangkat ‘Bali & Beyond’, karena 90 persen orang luar negeri kalau ke Indonesia pertama kali akan mengunjungi Bali. Oleh karena itu, kami mengangkat tema tersebut. Kami juga berkonsultasi dengan Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya, bahwa sebaiknya ambil yang paling dikenal dulu, sambil merangkul yang lain. Nah, Bali merupakan destinasi utama Indonesia," pungkas Wahid.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini