Festival Tertua di Papua Tampilkan 4 Kesenian Khasnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2016 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 22 406 1444593 festival-tertua-di-papua-tampilkan-4-kesenian-khasnya-5KZt50YG6i.jpg Papua (Foto: Nationalgeographic)

FESTIVAL Budaya Lembah Baliem merupakan festival tertua di Papua. Festival ini menampilkan 4 kesenian dan kebudayaan.

Keindahan alam negeri Papua selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara. Begitu pula dengan keunikan seni budaya yang selalu menjadi salah satu daerah tujuan wisata.

Setidaknya ada 4 kesenian dan kebudayaan yang akan menjadi highlight utama dan ditampilkan pada perhelatan akbar ini.

Perang Suku

Budaya masyarakat Lembah Baliem pada jaman dahulu adalah Perang Suku. Budaya ini merupakan implikasi terhadap keseimbangan ekosistem, pengembangan diri dalam kepemimpinan pada klen atau sukunya, serta membangkitkan gairah hidup penduduk Baliem.

Assesoris Perhiasan Pada Tubuh

Hiasan serta assesoris yang digunakan para penduduk lokal juga menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu wisatawan.

Assesoris merupakan simbol kehidupan sosial mereka dan juga sistem kepemimpinan yang ada di daerah Lembah Baliem.

Assesoris tersebut dapat terlihat pada kepala, wajah, leher, dada, pinggang hingga ke paha dan kaki mereka.

Kesenian dan Tari-tarian

Suku-suku di Lembah Baliem secara umum hanya mengenal kesenian seperti perpaduan seni suara dan seni tarian tradisional yang mereka sebut etai. Etai sering dilagukan pada waktu berkebun atau membuat pagar kebun secara berkelompok.

Ada juga etai pada waktu perang, syair lagu pada etai tersebut mengandung kata sindiran untuk membangkitkan rasa dendam dan juga keberanian para penduduk setempat.

Alat Musik Tradisional

Alat musik yang akan ditampilkan pada Festival Budaya Lembah Baliem ini adalah alat musik gesek dan alat musik tiup. Diantaranya, Pikon dan Witawo.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini