Ada Mumi di Festival Lembah Baliem Papua

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 24 Juli 2016 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 24 406 1445382 ada-mumi-di-festival-lembah-baliem-papua-OCf7lfeftQ.jpg Papua (Foto: Shutterstock)

BERENCANA untuk menghadiri Festival Lembah Baliem? Jangan lupa meluangkan waktu mengunjungi obyek wisata di daerah tersebut.

Keindahan alam negeri Papua selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Melalui Festival Lembah Baliem ke-27 yang akan diselenggarakan 8-10 Agustus mendatang, wisatawan memiliki kesempatan untuk mengunjungi objek wisata yang memiliki keindahan yang tidak dapat ditemui di tempat lain.

Dikutip dari buku panduan Festival Lembah Baliem ke-27, berikut 3 objek wisata yang wajib Anda kunjungi saat menghadiri Festival Lembah Baliem.

Wisata alam Telaga Biru dan Jembatan Kuning Maima

Wisata ala mini terletak di Distrik Maima atau berjarak sekitar 12 km dari kota Wamena. Telaga biru ini memiliki karakteristik berbentuk bulat dan terbentuk secara alami. Airnya pun berwarna biru bening yang semakin menambah keindahannya.

Tempat ini juga mempunyai nilai sejarah yang dikenal oleh semua orang Papua di wilayah Pegunungan Tengah karena mengandung cerita warisan (mitos) mengenai asal usul manusia pertama di Lembah Baliem

Jembatan Kuning Maima adalah sebuah jembatan gantung modern yang terbuat dari besi dan kawat tembaga, dibangun pada tahun 1996 sebagai sarana transportasi penghubung yang digunakan oleh masyarakat di Distrik Maima untuk melakukan berbagai macam aktifitas.

Di sekitar Jembatan Kuning Maima juga telah dibangun beberapa taman sebagai tempat rekreasi yang memiliki potensi wisata menarik bagi wisatawan.

Wisata panorama alam Danau Habena

Salah satu kawasan konservasi di Kabupaten Jayawijaya yang luas dan memiliki keunikan tersendiri adalah kawasan Taman Lorenz. Kawasan ini memiliki panorama alam yang indah dan dapat dijadikan salah satu objek wisata, yakni Danau Habema.

Danau Habema terletak diketinggian 3.225 meter diatas permukaan laut, dan berjarak sekitar 42 km dengan waktu tempuh perjalanan mencapai 2-3 jam dari kota Wamena.

Waktu terbaik untuk memulai perjalanan adalah pagi hari untuk menghindari perubahan cuaca dan kita bisa mengabadikan panorama Puncak Trikora yang berada samar-samar di Selatan Habema.

Wisata sejarah Mumi Araboda

Wisata ini terletak di kampung Bauntagima Araboda kira-kira berjarak 20km di Distrik Asologaima atau arah Barat Laut dari Ibu Kota Wamena. Mumi Araboda memiliki nama asli Alouka Hubi.

Kondisi mumi Araboda tersebut diletakkan dalam bungkusan kawat wasa, lalu ditempatkan dekat dengan perapian guna menjaga kekeringan kulitnya dari kelembapan udara serta serangan hama tikus.

Lokasi wisata ini menampilkan atraksi tarian tradisional serta acara masak-masak tradisional (bakar batu) tergantung permintaan wisatawan. Namun, wisatawan diminta memberikan sedikit biaya untuk menunjang penampilan mereka.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini