3 Destinasi Alternatif di Rembang yang Layak Kunjung

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 01 September 2016 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 01 406 1478822 3-destinasi-alternatif-di-rembang-yang-layak-kunjung-fbOwG0fkPN.jpg Makam RA Kartini (Foto: Youtube)

SUDAH bosan dengan tempat-tempat wisata mainstream yang ada di Jawa Tengah? Wisata Rembang bisa menjadi alternatif yang oke untuk dicoba

Sebagai salah satu kota di Jawa Tengah, popularitas Rembang sebagai destinasi wisata mungkin masih kalah apabila dibandingkan dengan Magelang atau Semarang.

Dalam siaran pers yang diterima Okezone dari Ezytravel, Kamis (1/9/2016), Rembang ternyata memiliki beberapa tempat wisata yang tidak kalah seru untuk dikunjungi dan dieksplor. Dari mulai wisata alam hingga sejarah, kalian bisa menemukannya di Kota Rembang.

Berikut tiga obyek wisata Rembang yang layak untuk dikunjungi.

1. Makam R.A. Kartini 

Berkat beliaulah kaum wanita di Indonesia jadi memiliki kedudukan yang sejajar dengan pria. Ketika meninggal pada 17 September 1904, R.A. Kartini pun dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, yang terletak 17,5 km dari bagian selatan Kota Rembang. Makam R.A. Kartini ini akhirnya menjadi salah satu tempat wisata bersejarah di Rembang.

2. Pantai Karang Jahe

Karena terletak di pesisir pantai utara Jawa, Rembang pun dikenal dengan wisata baharinya. Pantai-pantai di Rembang sama sekali tidak kalah dari yang bisa kalian temukan di Bali atau Lombok. Salah satunya adalah Pantai Karang Jahe. Di pantai ini wisatawan akan menemukan banyak sekali serpihan karang yang bentuknya menyerupai jahe. Itulah mengapa pantai ini disebut dengan Karang Jahe. Pasirnya pun berwarna putih dan bersih.

3. Situs Kota Sejarah Lasem

Kalau sedang berada di wilayah timur, sempatkan diri kalian untuk mengunjungi Kota Lasem. Wilayah ini dikenal sebagai tempat pendaratan pertama warga etnis Tionghoa di Pulau Jawa. Hingga kini, berbagai jejak sejarah Lasem masih dapat ditemukan melalui bangunan khasnya. Karena sangat kental dengan unsur Tionghoa, kota Lasem pun dijuluki sebagai Tiongkok Kecil. Menariknya, dalam perkembangannya, Lasem juga terpengaruh oleh agama Islam yang disebarkan oleh para wali, sehingga julukan Kota Santri juga disematkan oleh orang-orang pada wilayah ini.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini