Wow, Fosil Tertua di Dunia Ada di Greenland

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 07 September 2016 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 07 406 1483854 wow-fosil-tertua-di-dunia-ada-di-greenland-rGt6exqxO5.jpg Fosil di kawasan Greenland (Foto: Travelandleisure)

PARA peneliti asal Universitas Wollongong Australia, menemukan sebuah penemuan baru yang mereka klaim sebagai awal eksistensi kehidupan di Bumi.

Mereka berhasil menemukan fosil yang disinyalir telah berumur 3,7 miliar tahun, dan merupakan fosil tertua di dunia. Fosil tersebut ditemukan di kawasan Isua Greenstone Belt, Greenland. Jika benar adanya, fosil-fosil ini dianggap sebagai bukti awal kehidupan di Bumi sekitar 220 juta tahun lalu.

Strukturnya yang berukuran satu hingga empat sentimeter, diyakini telah dibentuk oleh sebuah proses yang dinamakan stramolites. Proses tersebut, membuat bagian fosil menjadi berlapis hingga pada akhirnya dapat ditemukan di perairan dangkal.

The Isua Greenstone Belt adalah wilayah penting bagi geoscience, karena permukaan tertua dari Bumi ada di tempat tersebut. Tepatnya berada di sepanjang tepian yang tertutup oleh es,

Para peneliti kini masih dalam proses mempelajari sifat struktur fosil yang mereka temukan itu. Ada kemungkinan besar mereka mendapatkan informasi penting terkait proses kehidupan di Bumi maupun planet lain.

Menurut Profesor Martin Van Kranendonk, Direktur Australian Center for Astrobiology, penemuan ini bisa menunjukkan struktur kehidupan yang sama di Mars, mengingat tingkat kelembapan fosil tersebut dianggap berasal dari 3,7 miliar tahun yang lalu.

Sementara, para peniliti merujuk ke sistem mikroba atau sistem pembentukan struktur, ternyata ada kritik yang meragukan hal tersebut.

“Ini benar-benar masuk akal bahwa kita menemukan sebuah stromatolit yang memiliki umur setara Isua, bahkan mungkin lebih tua. Bukti yang kita punya menunjukkan bahwa permukaan bumi pada saat itu sudah memiliki kondisi yang cocok untuk kehidupan mikroba,” kata Robert Riding, seorang ahli dari Universitas Tennessee. “Kita hanya perlu menemukan sedimen yang memiliki kondisi baik, untuk memastikan hal ini.”

The Isua Greenstone Belt sendiri terletak di dekat Nuuk, sebuah kawasan di mana wisatawan sering menikmati pemandangan indah seperti menonton ikan paus, atau pun bermain ski. Dilansir dari Travelandleisure, Rabu (7/9/2016).

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini