TOP TRAVEL 4: Larangan Alkohol di Bali Jadi Sorotan Media Asing

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Minggu 18 September 2016 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 18 406 1492282 top-travel-4-larangan-alkohol-di-bali-jadi-sorotan-media-asing-rriKxjgxYH.jpg Larangan alkohol di Bali jadi sorotan media asing (Foto: Dailymail)

RENCANA larangan alkohol di Bali disorot media asing. Pasalnya, Bali dikenal sebagai salah satu pulau terbaik pilihan wisatawan internasional.

Setelah sebelumnya media Inggris, Metro.co.uk, kini Dailymail.co.uk juga melakukan hal yang sama. Dailymail menyorot jika peraturan ini benar-benar disahkan, ini bisa memusnahkan sektor pariwisata di berbagai wilayah Indonesia.

Karena selain pantai yang indah, alkohol adalah salah satu faktor kunjungan wisatawan ke Indonesia. Para wisatawan merasa Bali akan terasa sebagai Bali jika bisa menikmati keindahan pantai sembari meminum alkohol.

Tidak heran jika media sebesar Dailymail ikut menyoroti hal ini. Pasalnya, lebih dari 100 ribu wisatawan Inggris pergi ke Bali setiap tahunnya.

"Larangan akan dirasakan khususnya paling kasar di Bali, salah satu dari 34 provinsi di Indonesia, dan destinasi liburan populer bagi empat juta wisatawan asing per tahun, termasuk lebih dari 100 ribu warga Inggris," tulis Dailymail yang dipublikasikan pada 12 September lalu.

Situs berita ini juga menulis bahwa perekonomian Bali tergantung pada wisatawan-wisatawan atau backpacker muda yang datang ke beberapa bar dan klub untuk menikmati minuman dan berpesta di kawasan wisata seperti Kuta dan Seminyak.

Tak hanya di Inggris, wisatawan Australia juga meresahkan Rancangan Undang-Undang tentang larangan alkohol ini.

Salah satunya datang dari Kenny Baker yang mengatakan kepada News Corp Australia tentang pandangannya akan Bali jika alkohol benar-benar dilarang.

"Bukan Bali namanya jika tanpa bir. Ini tidak akan sama. Inilah mengapa saya datang ke Bali, untuk menikmati bir dan pantai dan minum," tukas Kenny.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini