Share

TOP TRAVEL 2: Anggaran STP Pariwisata Ditolak DPR, Ini Kata Menpar Arief Yahya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 02 Oktober 2016 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 02 406 1504014 top-travel-2-anggaran-stp-pariwisata-ditolak-dpr-ini-kata-menpar-arief-yahya-uAm9fiKbf4.jpg Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Okezone)

MENTERI Pariwisata Arief Yahya optimis Komisi X DPR menyetujui dana yang diajukan untuk pembangunan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di Palembang dan Lombok.

Pernyataan ini diungkapkannya,menyusul kritikan keras yang dilayangkan Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDI-P, Isma Yatun, pada Rapat Dengar Pendapat tempo hari.

Isma menilai, anggaran yang diajukan Kemenpar sebesar Rp300 miliar, tidaklah masuk akal jika hanya digunakan untuk membangun 2 (STP).

"Jumlah pengangguran di Indonesia itu sudah menyentuh angka 7 juta orang. Pembangunan STP ini merupakan salah satu upaya kami untuk meng-create 2 juta job opportunity," tutur Menteri Pariwisata Arief Yahya, kepada Okezone di Yudistira Ballroom Patra Jasa Office Tower, Jakarta.

Kementerian Pariwisata memang sedang gencar melakukan program sertifikasi kepada SDM kepariwisataan dalam negeri.

Berbagai program seperti pelatihan assessor, pelatihan bahasa asing, dan pariwisata Goes to Campus pun sudah dilaksanakan untuk mencapai target 35 ribu SDM bersertifikasi.

Namun, fasilitas pendidikan yang masih terbilang minim lah, yang menjadi kendala utama Kemenpar saat ini.

"STP itu penting untuk menampung dan melatih SDM kita. Mereka merupakan salah satu elemen terpenting bagi industri pariwisata kita. Oleh karena itu, saya akan terus usahakan program pembangunan ini," pungkas Arief Yahya.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini