Tips Pelesir Murah Pakai Bus di Eropa

Tri Purna Jaya, Jurnalis · Kamis 13 Oktober 2016 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 13 406 1513474 tips-pelesir-murah-pakai-bus-di-eropa-9UIO48mvYr.jpg Oki Hajiansyah Wahab di Eropa (foto: Istimewa)

MAU berkeliling Eropa namun ongkos terbatas? Bus bisa menjadi pilihan alternatif untuk menikmati Eropa.

Keliling Eropa menggunakan bus sebagai alternatif transportasi yang murah ini disampaikan Oki Hajiansyah Wahab, yang melawat ke Belanda, Belgia, Jerman, dan Prancis pada awal Oktober 2016.

Kepada Okezone, Oki menceritakan pengalaman pelesirannya ke Eropa. Dia mengatakan, lawatan kali ini adalah perjalanan keduanya ke Eropa. Bila sebelumnya Oki lebih banyak menggunakan kereta api, perjalanan kali ini dia menggunakan bus untuk perjalanan antar negara di benua Eropa.

"Naik Flixbus mulai dari Hamburg ke Bremen, lalu dari Bremen ke Amsterdam, kemudian singgah di Belgia dan terakhir tiba di Paris," kata Oki, Kamis (13/10/2016).

Oki mengakui, menggunakan bus bisa lebih menghemat kocek. Meski durasi tempuh lebih lama. Tetapi, kata Oki, keiritan dan kenyamanan jadi penebus lamanya perjalanan itu.

"Terlebih di Jerman memang menawarkan banyak pilihan bus antar kota dan antar negara dengan harga yang cukup murah," tuturnya.

Ongkos bus dari Bremen ke Amsterdam, kata Oki, sekira 19 euro atau Rp273 ribu. Ongkos ini jauh lebih murah dibanding ongkos kereta yang bisa di atas 25 euro atau Rp359 ribu. "Tapi setelah naik bus, ternyata durasi tempuhnya juga enggak beda jauh," sambungnya.

Oki merinci harga tiket bus yang ia naiki, Hamburg - Bremen (Jerman) 5 euro atau Rp72 ribu, Bremen - Amsterdam (Belanda) 19 euro atau Rp273 ribu, Amsterdam - Antwerp (Belgia) 9 euro Rp129 ribu, Antwerp - Paris (Prancis) 15 euro atau Rp216 ribu.

"Beli tiketnya online, nanti ditiket yang diprint ada barcode-nya. Kita kasih ke sopir, nanti di-scan sama supir pas naik bus. Sopir juga ngasih tahu kalau sekian menit lagi kita sampai tujuan," kisahnya.

Faktor jalan raya yang juga bagus menyebabkan waktu tempuh naik bus tidak jauh berbeda dengan menggunakan kereta. "Perjalanan Bremen - Amsterdam misalnya ditempuh selama 5 jam 30 menit. Lebih lama sekitar satu jam dibanding naik kereta," katanya.

Selain itu, kondisi bus sangat baik, bersih dan fasilitasnya pun cukup lengkap seperti WiFi dan stop kontak. "Perjalanan berjam-jam rasanya masih bisa dinikmati. Saya sendiri menikmati setiap pengalaman dari moda transportasi yang digunakan. Dan semua rasanya menyenangkan jika dinikmati dengan santai," simpul Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro itu.(fid)

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini