Share

Berbagai Macam Penyakit Ketinggian yang Dapat Dialami Pendaki

Erika Kurnia, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2016 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 24 406 1523170 berbagai-macam-penyakit-ketinggian-yang-dapat-dialami-pendaki-k0Cf4g3C7V.jpg Ilustrasi Naik Gunung (foto: Shutterstock)

TANTANGAN untuk pendaki di ketinggian bukan sekadar kedinginan, tapi juga gangguan pernapasan akibat perubahan tekanan udara. Masalah fisik di ketinggian bisa ringan atau berat sampai harus membutuhkan pertolongan profesional.

Ketinggian berkisar 3.000 meter biasanya akan membuat tingkat performa dan pernapasan pendaki menurun. Ketinggian berkisar 3.500-5.500 meter akan lebih parah menyerang pendaki dan memicu penyakit ketinggian seperti hipoksia atau kekurangan oksigen.

Untuk mencegah penyakit ketinggian atau mengatasinya tergantung dengan masalah yang dikeluhkan. Kembali turun ketika alami masalah di ketinggian sampai mencari pertolongan pertama atau profesional bisa membantu mengatasi masalah.

Sebelum itu, berikut adalah beberapa kondisi dari penyakit ketinggian yang perlu dikenali dan diwaspadai, seperti dilansir dari Worldnomads, Senin (24/10/2016).

Acute Mountain Sickness (AMS)

Ini adalah istilah yang luas untuk penyakit ketinggian. Gejala AMS termasuk sakit kepala (sakit kepala berdenyut, lebih buruk ketika membungkuk), mual atau muntah, kelelahan, dan mabuk.

High Altitude Cerebral Edema (HACE)

Masalah darurat dapat diketahui ketika pendaki alami gejala ataxia (berjalan tersandung-sandung), adanya perubahan status mental seperti kebingungan atau kelesuan. Secara harfiah ini terjadi karena pembengkakan otak, sehingga harus ditangani segera.

High Altitude Pulmonary Edema (HAPE)

Ini adalah kondisi darurat yang mengancam nyawa dengan gejala batuk (basah atau kering), kesulitan bernapas dengan tenaga ringan dan semua gejala AMS. Kondisi tersebut disebabkan adanya kumpulan cairan di paru-paru penderita. Mendapat pertolongan medis segera akan membantu memperpanjang hidup pasien.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini