Menengok Patung Putri Mandalika di Pantai Seger

Erika Kurnia, Jurnalis · Sabtu 04 Maret 2017 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 03 406 1633675 menengok-patung-putri-mandalika-di-pantai-seger-BtkPR6gT9I.JPG Patung Putri Mandalika di Pantai Seger (foto: Instagram/@hampir_sarjana)

JIKA Anda ke Pantai Seger di kawasan Mandalika, Lombok, Anda bisa menemukan patung-patung di pinggir pantai. Patung-patung tersebut menggambarkan seorang puteri yang hendak membebaskan diri dari tiga laki-laki yang berusaha menahan di belakangnya. Siapa mereka sebenarnya?

Patung-patung tersebut tidak lepas dari tradisi Bau Nyale yang kerap dirayakan Februari, setiap tahunnya. Meski diam mematung, patung-patung tersebut menunjukkan sepotong gambaran dari legenda yang cukup menyedihkan.

Putri cantik tersebut merupakan anak dari Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting. Kecantikannya, membuat Putri Mandalika diperebutkan pangeran dari tiga keraton. Masalah tersebut pun membuat hidup putri yang dikenal sebagai Putri Nyale ini dipenuhi ketidaktenangan.

Pada akhirnya, ia memilih untuk bunuh diri di laut dan jasadnya tidak kunjung ditemukan. Namun demikian, menurut legenda, kehadiran cacing warna-warni (cacing palolo) di balik batu karang pantai tidak lama setelah Putri Nyale bunuh diri dianggap sebagai bentuk lain dari Putri Mandalika ini.

Untuk merayakannya, sekaligus bentuk rasa syukur atas kehadiran cacing palolo yang bermanfaat tersebut, penghormatan Bau Nyale dilakukan. Upacara tersebut menjadi tradisi untuk menyambut musim kemarau yang jatuh tanggal 20 bulan 10 kalender Suku Sasak.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini