Lima Istana di Korea Selatan Ini Buat Anda seperti Berada di Drama Sejarah

Erika Kurnia, Jurnalis · Senin 13 Maret 2017 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 13 406 1641535 lima-istana-di-korea-selatan-ini-buat-anda-seperti-berada-di-drama-sejarah-BFHgUJk2Jd.jpg Deoksu Palace, Korea Selatan (foto: Chosun)

IBU Kota Korea Selatan, Seoul adalah rumah bagi lima istana kerajaan Dinasti Chosun. Jika Anda datang ke Seoul, Anda bisa menengok istana-istana tersebut dan merasakan langsung nuansa drama sejarah Korea yang melegenda.

Istana-istana ini umumnya terdiri dari sejumlah bangunan dengan ruang tahta dan aula dewan kerajaan di tengahnya. Di belakang balai tahta, ada tempat istirahat, dan ke timur adalah kediaman putra mahkota.

Setiap bangunan terbuat dari kayu dan menampilkan atap dan lukisan ubin warna-warni pada pilar dan langit-langit untuk menggambarkan otoritas dan martabat raja.

Lebih lanjut tentang detail lima istana di Seoul, berikut penjelasannya seperti dikutip dari Chosun, Senin (13/3/2017).

Istana Gyeongbok

(foto: chosun)

Yi Seong-gye mendirikan Dinasti Chosun pada 1392 dan menunjuk Hanyang (Seoul saat ini) sebagai ibukota. Dia memiliki sebuah istana baru dan menamakannya Gyeongbok Palace. Sempat dibakar selama invasi Jepang ke Korea 1592-1598, istana ini dibangun kembali pada 1867.

Wisatawan yang berkunjung ke istana dapat melihat upacara penggantian tentara penjaga istana setiap jam 10.00 - 15.00 waktu setempat di depan gerbang utama.

Istana Changdeok

(foto: chosun)

Istana Changdeok adalah istana Dinasti Chosun kedua yang dibangun pada 1405. Nama istana berganti menjadi Istana Gyeongbok di tengah perjuangan politik atas. Istana juga terbakar selama invasi Jepang, tetapi dibangun kembali pada 1609 untuk digunakan sebagai istana negara.

Hal yang perlu dilihat di situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah kebun belakangnya. Kebun tersebut menjadi yang terbesar dari jenisnya dari periode Chosun. Kebun cantik tersebut sangat indah dan subur, sehingga begitu disukai keluarga kerajaan.

Changgyeong Palace

(foto: chosun)

Dibangun pada 1483, Changgyeong Palace adalah salah satu "istana timur" bersama dengan Istana Changdeok karena mereka berada di timur Istana Gyeongbok. Dalam tahun-tahun terakhir dinasti Chosun, penjajah Jepang membangun kebun binatang, kebun raya dan museum di kompleks istana dengan maksud untuk merusak status kerajaan dinasti.

Istana ini dipulihkan pada tahun 1984 dengan penghapusan struktur yang ditambahkan oleh pemerintah Jepang.

Gyeonghui Palace

(foto: chosun)

Awalnya disebut Gyeongdeok Palace, istana yang kemudian disebut Gyeonghui Palace dibangun pada 1623 dan juga disebut "istana barat". Istana ini tidak dibangun sebagai tempat utama dari pemerintah tetapi semacam villa kerajaan.

Deoksu Palace

(foto: chosun)

Awalnya disebut Gyeongun Palace, Deoksu Palace mendapat namanya saat ini pada 1907, ketika Kaisar Gojong pindah ke istana. Tidak seperti istana Chosun lainnya, Deoksu Palace unik karena mengintegrasikan elemen arsitektur tradisional kayu dan elemen bangunan Barat.

Pengunjung ke istana tidak boleh melewatkan upacara pergantian penjaga istana yang diadakan tiga kali sehari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini