Share

Main Air di Wisata Konservasi Alam Ini, Yuk!

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 23 Maret 2017 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 22 406 1649490 main-air-di-wisata-konservasi-alam-ini-yuk-WmXrwRUBIv.jpg Ilustrasi (foto: Shutterstock)

PARA pemerhati air dan lingkungan di dunia baru saja merayakan Hari Air Sedunia, kemarin. Jika Anda merasa peduli dengan sumber daya alam air ini, Anda bisa melakukan hal yang sederhana seperti datang ke lokasi wisata konservasi alam di sekitar Anda.

Dengan melihat beberapa wisata khusus konservasi tersebut, selain bisa menikmati keseruan dari fasilitas wisata yang ada, mungkin Anda akan tergerak untuk berkontribusi pada pelestarian sumber air yang ada.

Nah, berikut ini adalah beberapa lokasi untuk memulainya:

Wisata Konservasi Air Ciliwung, Depok

Kalau Anda peduli dengan Sungai Ciliwung, mengapa tidak mencoba bermain air di aliran Sungai Ciliwung Depok, Jawa Barat. Beberapa lokasi seperti dermaga kawasan Ratujaya, Grand Depok City, Jembatan Panus, dan Juanda ditargetkan sebagai kawasan wisata konservasi air oleh pemerintah.

Sungai Pustaka Air ada di sana untuk Anda yang tertarik untuk belajar dan berdiskusi tentang pelestarian Sungai Ciliwung. Dan asyiknya, Anda bisa mencoba wisata arung jeram di dermaga-dermaga tersebut.

Wisata Alam Lolong, Pekalongan

Desa Lolong, di Pekalongan, Jawa Tengah ini menawarkan pemandangan alam yang menyejukkan dengan kebun durian dan sungai besar yang diramaikan sejumlah kera. Di sana, terdapat banyak pemuda desa yang bergerak untuk melestarikan alam dengan menciptakan wisata petualangan Lolong Adventure.

Melalui Lolong Adventure ini, wisatawan bisa dinikmati di sana antara lain arung jeram dan tubing. Jika Anda tidak mau bermain air, Anda bisa mencoba menjelajah alam dengan cara trekking menuju curug Lowo yang indah atau berkemah.

Wisata Taman Konservasi Alam, Cirebon

Kalau ingin mencoba wisata air selain sungai, Anda bisa datang ke Cirebon. Di sana terdapat Taman Wisata Kurawa Belawa. Kawasan perairan di sini adalah habitat bagi kura-kura yang hidup di dua alam, yaitu Kura Belawa. Banyak kura-kura unik tersebut yang dipelihara dan diperkembangbiakkan di sana, selain yang dibiarkan hidup di sekitar rawa dan sungai dangkal berlumpur.

Di sana juga terdapat museum kura belawa yang telah mati dan diawetkan. Jika bertemu penduduk lokal, mereka mungkin akan memberi tahu Anda banyak informasi, termasuk cerita melegenda tentang asal usul kura-kura tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini