Share

Kawasan Konservasi Tambling Surga Kekayaan Alam Lampung

Tentry Yudvi, Jurnalis · Jum'at 12 Mei 2017 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 12 406 1689333 kawasan-konservasi-tambling-surga-kekayaan-alam-lampung-79qNExmnjo.JPG Tambling Wildlife Nature Conservation (foto: Instagram/@gunturwibawa)

LAMPUNG tak hanya punya Taman Nasional Way Kambas saja, ada juga kawasan konservasi lainnya yang memukau salah satunya Tambling Wildlife Nature di kawasan Lampung Barat.

Area ini masih dipadati dengan hutan, alam sungguh natural, dan Anda juga bisa mendengarkan suara alami ketika berada di kawasan ini. Tambling Wildlife Nature juga melindungi fauna dan flora yang semakin susah ditemukan.

Di area ini, lembaga konservasi juga menempatkan Tambling sebagai kawasan pemeliharaan Harimau Sumatera yang sudah hampir punah. Di sana juga ada pusat pelatihan terhadap binatang buas tersebut.

Tak hanya fauna saja, di dalam hutan tropis ini Anda juga bisa bertemu dengan sebuah desa tradisional dan kuno yang ada di Pangekahan bagian Timur kawasan konservasi.

Banyak wisatawan berkunjung juga memyempatkan waktu mereka untuk melihat keindahan budaya, kehidupan sosial, dan ritual yang dilakukan di dalam desa.

Tak cuma punya hutan, kawasan ini juga punya laut yang memesona. Di mana Anda bisa nikmati di atas mercusuar Vlakke Hoek yang menjadi salah satu peningglan zaman Belanda. Aktivitas di area memang cukup lengkap dan kaya, sangat cocok bagi Anda yang memiliki jiwa petualang.

Banyak tempat sudah gw datangi, tapi jauh lebih banyak lagi yang belum gw datangi. . Salah satu yang sdh gw datangi adalah menara suar tertinggi di Nusantara yang berada di Tanjung Belimbing, Pesisir Barat, Lampung. . Berada di kawasan yang dikelola oleh Tambling Wildlife Nature Conservation. . . Udara di sini sangat bersih. Bahkan TWNC berani klaim kandungan O2 di sini itu 100%, atau sekitar 24% O2 yang ada di udara.. . Datang kemari dalam keadaan batuk parah, baru menginap satu malam besok paginya gw sudah sehat. . Sangat bersyukur bisa bertandang kemari di tahun 2012. Berharap bisa datang kembali 😍 . . #TWNC #tambling #tamblingwildlifenatureconservation #menarasuar #mercusuar #kelilinglampung #lampunginsta #pesisirbarat #pesbar #pesibar #lampung #sumatera

Sebuah kiriman dibagikan oleh yopie pangkey (@yopiefranz) pada Mar 14, 2017 pada 9:38 PDT

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini