Share

Perjalanan Hagia Sophia dari Gereja, Masjid hingga Museum

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 29 Mei 2017 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 29 406 1702304 perjalanan-hagia-sophia-dari-gereja-masjid-hingga-museum-6xq1xr6auM.JPG Haghia Sophia, Istanbul, Turki (foto: Instagram/@haroonsays)

NAMA Hagia Sophia artinya kearifan suci. Hagia Sophia merupakan bangunan yang banyak berubah fungsinya. Berawal dari Gereja Ortodoks, kemudian beralih jadi masjid dan kini menjadi museum di Istanbul, Turki. Bangunan Hagia Sophia menggunakan arsitektur Bizantium yang masih dipertahankan.

Dibangun sekira 1.000 tahun lalu yaitu dimulai pada 70 M, ketika peristiwa kerusuhan Nika. Hagia Sophia memiliki ukuran bangunan yang luar biasa besarnya. Pada salah satu novel yang ditulis oleh Dan Brown, Hagia Sophia dihadirkan sebagai bangunan yang memiliki banyak misteri yang menunggu untuk diungkap.

Dalam sejarah berdirinya, Hagia Sophia menjadi satu-satunya bangunan di dunia yang melayani tiga agama, yaitu Pagan, Kristen Ortodoks dan Islam Sunni. Namun kini telah berubah menjadi museum.

#istanbul #haghiasophia

Sebuah kiriman dibagikan oleh Yasser Abu-Ghdaib (@_yasser) pada Apr 14, 2017 pada 2:28 PDT

Di bawah kubah ada 40 jendela yang kian menakjubkan ketika ditembus sinar matahari. Hagia Sophia memiliki dua tingkat. Bagian dari galeri yang ada di lantai dua digunakan sebagai tempat kekaisaran, permaisuri dan kaisar menghadiri kebaktian.

Dekorasi di dalam Hagia Sophia awalnya sangat sederhana. Namun seiring berjalannya waktu berubah dan beragam mosaik menghiasinya. Ada sejumlah mosaik yang terus bertambah selama berabad-abad, potret kekaisaran, gambar keluarga kekaisaran, gambar kristus.

Hingga kaisar menambah gambar mereka masing-masing di Hagia Sophia. Salah satu mosaik yang paling terkenal adalah gambar Maria setinggi 13 kaki atau setara 4 meter.

Awal perubahan menjadi masjid dimulai dari kejadian jatuhnya Konstantinopel ke tangan tentara Mehmed II, Sultan Kekaisaran Ottoman, lalu ia mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.

Di luar Hagia Sophia yang semula merupakan gereja akhirnya ditambahkan empat menara setinggi 60 meter. Mosaik-mosaik yang bergambar Yesus dan kaisar-kaisar disembunyikan oleh Ottoman dengan cat kuning, kecuali gambar Maria.

Sementara perubahan masjid jadi museum berawal pada 1934, pemerintah Turkilah yang mengubah Hagia Sophia. Dewan Menteri Turki menyatakan pentingnya sejarah, untuk itulah mengonversi masjid jadi museum.

Arsitektur yang unik akan membuat museum Hagia Sophia akan jadi tempat yang menyenangkan. Kini Hagia Sophia telah jadi bagian dari budaya kota di masa lalu dan sekarang.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini